Pelatihan Kartu Prakerja Tetap Online, Pemerintah Sebut Offline Lebih Mahal
Selasa, 09 Juni 2020 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi memang sudah jadi arahan komite untuk siapkan pelatihan offline atau tatap muka. Tapi ini butuh persiapan, karena kalau pun ada yang beberapa daerah greenlight, tapi masih ada risiko penularan. Dan persiapannya harus sesuai protokol kesehatan tatap muka," paparnya.
Kata dia, apabila dilakukan maka proses pelatihan offline akan mengalami banyak penyesuaian. Mulai dari biaya pelatihan hingga kementerian/lembaga (K/L) yang terlibat.
"Jadi market perlu di-adjust. Kami akan bekerja sama dengan kementerian/lembaga, ada sembilan kementerian/lembaga yang berikan pelatihan selain Kartu Prakerja, semua offline. Jadi butuh koordinasi untuk sinkronkan," pungkasnya.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan pelatihan program kartu prakerja secara tatap muka langsung (offline). Namun, pelatihan secara daring (online) seperti yang dijalani peserta Kartu Prakerja saat ini juga tetap dilakukan.
Kata dia, apabila dilakukan maka proses pelatihan offline akan mengalami banyak penyesuaian. Mulai dari biaya pelatihan hingga kementerian/lembaga (K/L) yang terlibat.
"Jadi market perlu di-adjust. Kami akan bekerja sama dengan kementerian/lembaga, ada sembilan kementerian/lembaga yang berikan pelatihan selain Kartu Prakerja, semua offline. Jadi butuh koordinasi untuk sinkronkan," pungkasnya.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan pelatihan program kartu prakerja secara tatap muka langsung (offline). Namun, pelatihan secara daring (online) seperti yang dijalani peserta Kartu Prakerja saat ini juga tetap dilakukan.
(akr)
Lihat Juga :