Miliarder Bill Gates Mengungkapkan Kekhawatiran Terbesarnya Menuju Tahun Baru 2022
Minggu, 26 Desember 2021 - 09:34 WIB
loading...
Miliarder pendiri Microsoft, Bill Gates mengungkapkan kekhawatiran terbesar menuju tahun baru 2022 dalam tulisannya Alasan untuk optimisme setelah tahun yang sulit. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pandangan Bill Gates sebagaian besar menunjukkan optimistis menuju tahun baru 2022. Tetapi miliarder pendiri Microsoft itu masih memiliki beberapa kekhawatiran di tahun mendatang.
Gates di akhir tahun ini memposting tulisan dalam blognya berjudul 'Alasan untuk optimisme setelah tahun yang sulit', ia membuat beberapa prognosis kemerahan -dari pandemi Covid yang berpotensi berakhir hingga munculnya metavers yang akan datang.
Baca Juga: Bill Gates Tak Tertarik Berlomba ke Luar Angkasa, Fokus Berantas Polio
Tetapi satu masalah tertentu dapat memperlambat atau menggagalkan sebagian besar kemajuan itu, ia memperkirakan hal itu adalah: ketidakpercayaan orang terhadap pemerintah. "Ini adalah salah satu masalah yang paling saya khawatirkan menuju 2022," tulis Bill Gates.
Gates mencatat lembaga-lembaga publik, perlu menjadi pemain utama dalam pertarungan seperti mengatasi perubahan iklim atau mencegah pandemi berikutnya. Tetapi mereka tidak dapat berkontribusi besar, bila semakin banyak orang tidak mengikuti arahan mereka.
Gates di akhir tahun ini memposting tulisan dalam blognya berjudul 'Alasan untuk optimisme setelah tahun yang sulit', ia membuat beberapa prognosis kemerahan -dari pandemi Covid yang berpotensi berakhir hingga munculnya metavers yang akan datang.
Baca Juga: Bill Gates Tak Tertarik Berlomba ke Luar Angkasa, Fokus Berantas Polio
Tetapi satu masalah tertentu dapat memperlambat atau menggagalkan sebagian besar kemajuan itu, ia memperkirakan hal itu adalah: ketidakpercayaan orang terhadap pemerintah. "Ini adalah salah satu masalah yang paling saya khawatirkan menuju 2022," tulis Bill Gates.
Gates mencatat lembaga-lembaga publik, perlu menjadi pemain utama dalam pertarungan seperti mengatasi perubahan iklim atau mencegah pandemi berikutnya. Tetapi mereka tidak dapat berkontribusi besar, bila semakin banyak orang tidak mengikuti arahan mereka.
Lihat Juga :