Kaleidoskop 2021: Simak! Capaian Infrastruktur Jokowi 2021
Senin, 27 Desember 2021 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Pembangunan infrastruktur diarahkan untuk mendukung peningkatan konektivitas dan mobilitas di dalam negeri. Adapun anggaran itu digunakan untuk menyediakan infrastruktur energi dan pangan terjangkau dan andal, serta pembangunan teknologi informasi.
Pembangunan infrastruktur ala Jokowi tak selalu berjalan mulus, lantaran mendapatkan kritikan dari sejumlah kalangan. Namun demikian, Jokowi tetap tegas untuk terus melanjutkan pembangunan kendati di tengah pandemi Covid-19. "Apapun cacian, hinaan saya tetap lurus terus, akan saya kerjakan," tandas Jokowi, baru-baru ini.
Jokowi beralasan, pembangunan infrastruktur terus ditingkatkan karena ingin membangun peradaban Indonesia yang lebih maju dan unggul di mata dunia. Sebab itu, transfer ke daerah dan dana desa juga sebagian wajib dialokasikan untuk pembangunan proyek infrastruktur khususnya di pedesaan.
Melalui fokus anggaran tersebut, jalan-jalan desa, jembatan, irigasi, pasar rakyat sudah mulai terbangun. "Ini tidak akan dirasakan sekarang. Tapi kalau pondasi ini tidak terbangun, kita tidak bisa bersaing dengan negara lain," kata dia.
Jokowi pun berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur sampai 2024 mendatang. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPRR Kemenkeu) pembangunan infrastruktur hingga 2024 membutuhkan dana USD441 miliar atau setara Rp6.257 triliun.
Pembangunan infrastruktur ala Jokowi tak selalu berjalan mulus, lantaran mendapatkan kritikan dari sejumlah kalangan. Namun demikian, Jokowi tetap tegas untuk terus melanjutkan pembangunan kendati di tengah pandemi Covid-19. "Apapun cacian, hinaan saya tetap lurus terus, akan saya kerjakan," tandas Jokowi, baru-baru ini.
Jokowi beralasan, pembangunan infrastruktur terus ditingkatkan karena ingin membangun peradaban Indonesia yang lebih maju dan unggul di mata dunia. Sebab itu, transfer ke daerah dan dana desa juga sebagian wajib dialokasikan untuk pembangunan proyek infrastruktur khususnya di pedesaan.
Melalui fokus anggaran tersebut, jalan-jalan desa, jembatan, irigasi, pasar rakyat sudah mulai terbangun. "Ini tidak akan dirasakan sekarang. Tapi kalau pondasi ini tidak terbangun, kita tidak bisa bersaing dengan negara lain," kata dia.
Jokowi pun berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur sampai 2024 mendatang. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPRR Kemenkeu) pembangunan infrastruktur hingga 2024 membutuhkan dana USD441 miliar atau setara Rp6.257 triliun.
Lihat Juga :