Dorong Pemulihan Ekonomi, Kominfo Fokus Kembangkan SDM Digital
Kamis, 30 Desember 2021 - 02:23 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan untuk tingkat lanjutan, Dedy menjelaskan, program Digital Leadership Academy (DLA) memberikan pelatihan kecakapan digital di tingkat pimpinan dan pengambil kebijakan, baik dari sektor privat maupun publik.
“Program DLA telah memberikan pelatihan kepada 306 pimpinan lembaga sektor privat maupun publik, melampui target 2021 sebanyak 300 peserta, dan bekerja sama dengan empat universitas ternama dunia,” ujarnya. Keempat universitas tersebut adalah Harvard Kennedy School, Oxford University, National University of Singapore, serta Tsinghua University.
(Baca juga:Ekonomi dan SDM Digital Bisa Bantu Ekonomi Indonesia Tumbuh)
Program ini dikatakan Dedy akan kembali memberikan pelatihan kecakapan digital dengan target sebanyak 400 orang peserta di 2022 dan menargetkan tambahan 4 mitra universitas, yakni Cornell University, Massachusetts Institute of Technology, University of Cambridge, dan Imperial College London.
Selain itu, Kominfo juga menggelar beberapa program pengembangan startup nasional, serta pelatihan dan sertifikasi kewirausahaan digital. Tak ketinggalan, untuk memperkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional, Kementerian Kominfo memfasilitasi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui program UMKM Digital Kementerian Kominfo.
Pandemi, tutur Dedy, telah mengakselerasi penggunaan gawai dan memigrasikan hampir seluruh kegiatan sehari-hari kita ke ruang digital. “Pemerintah akan terus berupaya mendorong agenda transformasi digital baik di level nasional maupun internasional, termasuk melalui Presidensi G20 Indonesia, dengan harapan agar Indonesia dan dunia dapat segera pulih bersama, dan pulih lebih tangguh,” katanya.
“Program DLA telah memberikan pelatihan kepada 306 pimpinan lembaga sektor privat maupun publik, melampui target 2021 sebanyak 300 peserta, dan bekerja sama dengan empat universitas ternama dunia,” ujarnya. Keempat universitas tersebut adalah Harvard Kennedy School, Oxford University, National University of Singapore, serta Tsinghua University.
(Baca juga:Ekonomi dan SDM Digital Bisa Bantu Ekonomi Indonesia Tumbuh)
Program ini dikatakan Dedy akan kembali memberikan pelatihan kecakapan digital dengan target sebanyak 400 orang peserta di 2022 dan menargetkan tambahan 4 mitra universitas, yakni Cornell University, Massachusetts Institute of Technology, University of Cambridge, dan Imperial College London.
Selain itu, Kominfo juga menggelar beberapa program pengembangan startup nasional, serta pelatihan dan sertifikasi kewirausahaan digital. Tak ketinggalan, untuk memperkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional, Kementerian Kominfo memfasilitasi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui program UMKM Digital Kementerian Kominfo.
Pandemi, tutur Dedy, telah mengakselerasi penggunaan gawai dan memigrasikan hampir seluruh kegiatan sehari-hari kita ke ruang digital. “Pemerintah akan terus berupaya mendorong agenda transformasi digital baik di level nasional maupun internasional, termasuk melalui Presidensi G20 Indonesia, dengan harapan agar Indonesia dan dunia dapat segera pulih bersama, dan pulih lebih tangguh,” katanya.
(dar)
Lihat Juga :