Dorong Pemulihan Ekonomi, Kominfo Fokus Kembangkan SDM Digital
Kamis, 30 Desember 2021 - 02:23 WIB
loading...
A
A
A
“Melalui program ini, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan yang memadai agar dapat makin bijak dalam berinteraksi dan beraktivitas di ruang digital, sekaligus menavigasikan diri dengan baik di tengah disrupsi informasi,” papar Dedy.
Menjelang akhir 2021, program ini telah menjangkau 12,3 juta peserta atau 98,87% dari target tahun 2021 di seluruh Indonesia. Kemudian pada 2022, akan menyasar 5,5 juta masyarakat dengan peserta dari kelompok yang lebih spesifik.
(Baca juga:Kemenkominfo Temukan 1,1 Juta Konten Pornografi di Internet)
Lebih lanjut Dedy menjelaskan, untuk tingkat menengah, Digital Talent Scholarship (DTS) menyediakan beasiswa pelatihan kecakapan digital tingkat teknis guna menyiapkan angkatan kerja nasional dengan digital skill set yang relevan di lanskap dunia pekerjaan.
Latihan dilakukan melalui 7 akademi sesuai tema yang diikuti, seperti cyber security, artificial intelligence, cloud computing, big data analysis, dan digital marketing. Tahun ini, DTS telah menjangkau 131.204 orang atau melebihi target awal sebanyak 100.000 orang peserta.
(Baca juga:Dukung SDM Digital, AWS akan Buka Infrastruktur Region di Tanah Air)
Serta bekerja sama dengan 197 mitra yang terdiri atas global technology company universitas dan politeknik dari dalam maupun luar negeri, pemerintah daerah, BUMN, dan startup nasional. “DTS akan terus memberikan pelatihan kecakapan digital teknis dan menyasar setidaknya 200.000 orang terlatih pada 2022 mendatang,” tambah Dedy.
Menjelang akhir 2021, program ini telah menjangkau 12,3 juta peserta atau 98,87% dari target tahun 2021 di seluruh Indonesia. Kemudian pada 2022, akan menyasar 5,5 juta masyarakat dengan peserta dari kelompok yang lebih spesifik.
(Baca juga:Kemenkominfo Temukan 1,1 Juta Konten Pornografi di Internet)
Lebih lanjut Dedy menjelaskan, untuk tingkat menengah, Digital Talent Scholarship (DTS) menyediakan beasiswa pelatihan kecakapan digital tingkat teknis guna menyiapkan angkatan kerja nasional dengan digital skill set yang relevan di lanskap dunia pekerjaan.
Latihan dilakukan melalui 7 akademi sesuai tema yang diikuti, seperti cyber security, artificial intelligence, cloud computing, big data analysis, dan digital marketing. Tahun ini, DTS telah menjangkau 131.204 orang atau melebihi target awal sebanyak 100.000 orang peserta.
(Baca juga:Dukung SDM Digital, AWS akan Buka Infrastruktur Region di Tanah Air)
Serta bekerja sama dengan 197 mitra yang terdiri atas global technology company universitas dan politeknik dari dalam maupun luar negeri, pemerintah daerah, BUMN, dan startup nasional. “DTS akan terus memberikan pelatihan kecakapan digital teknis dan menyasar setidaknya 200.000 orang terlatih pada 2022 mendatang,” tambah Dedy.
Lihat Juga :