Direktur Energi Primer Diganti, Ini Susunan Direksi PLN Terbaru
Kamis, 06 Januari 2022 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, PLN terus berkomitmen untuk melakukan transformasi guna memberikan pelayanan yang terbaik dan prima bagi seluruh pelanggan di Tanah Air.
"Keluarga besar PLN mengucapkan selamat bertugas dan akan mendukung penuh Hartanto Wibowo sebagai direksi. Serta menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan oleh Rudy Hendra Prastowo," tutupnya.
Untuk diketahui, pergantian direksi yang membawahi energi primer di BUMN kelistrikan ini terjadi di saat krisis pasokan batu bara bagi pembangkit PLN. Kurangnya pasokan batu bara berdampak kepada jutaan pelanggan PLN, mulai dari masyarakat umum hingga industri, di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali) dan non-Jamali.
Baca Juga: Listrik 10 Juta Pelanggan Terancam Padam Bulan Ini, PLN Angkat Bicara
Tak tanggung-tanggung, berdasarkan laporan PLN, lebih dari 10 juta pelanggan PLN terancam dipadamkan pada Januari 2021 akibat defisit energi primer ini. Untuk mengatasi krisis tersebut, pemerintah bahkan harus mengeluarkan kebijakan menyetop sementara ekspor batu bara thermal. Hal ini menimbulkan banyak reaksi tak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri dari negara-negara importir utama batu bara thermal Indonesia.
"Keluarga besar PLN mengucapkan selamat bertugas dan akan mendukung penuh Hartanto Wibowo sebagai direksi. Serta menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan oleh Rudy Hendra Prastowo," tutupnya.
Untuk diketahui, pergantian direksi yang membawahi energi primer di BUMN kelistrikan ini terjadi di saat krisis pasokan batu bara bagi pembangkit PLN. Kurangnya pasokan batu bara berdampak kepada jutaan pelanggan PLN, mulai dari masyarakat umum hingga industri, di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali) dan non-Jamali.
Baca Juga: Listrik 10 Juta Pelanggan Terancam Padam Bulan Ini, PLN Angkat Bicara
Tak tanggung-tanggung, berdasarkan laporan PLN, lebih dari 10 juta pelanggan PLN terancam dipadamkan pada Januari 2021 akibat defisit energi primer ini. Untuk mengatasi krisis tersebut, pemerintah bahkan harus mengeluarkan kebijakan menyetop sementara ekspor batu bara thermal. Hal ini menimbulkan banyak reaksi tak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri dari negara-negara importir utama batu bara thermal Indonesia.
(fai)
Lihat Juga :