Kisruh Batubara Momentum Perbaikan Tata Kelola Energi di Masa Transisi

Senin, 10 Januari 2022 - 07:56 WIB
loading...
A A A
Menteri ESDM Arifin Tasrif pada akhir tahun lalu menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan industri hulu minyak dan gas bumi (migas) di tengah upaya transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang masif dilakukan.

Menurut dia, industri hulu migas yang berperan dalam mencari cadangan, menproduksi dan mengamankan pasokan migas tetap menjadi salah satu pilar ekonomi Indonesia. Kendati demikian, kata dia, di masa transisi energi ini Indonesia juga mendukung pendukung program karbon rendah dan berkomitmen untuk mencapai netralitas karbon pada 2060 atau lebih cepat

“Kami juga terus berupaya meningkatkan pengembangan dan penggunaan energi terbarukan,” kata Arifin pada sebuah konferensi di Bali, Desember lalu.

Sementara itu, pengamat ekonomi energi dari Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti mengungkapkan, posisi energi Indonesia memang masih didominasi energi fosil. Saat ini EBT memang mulai berkontribusi seiring dengan dukungan terhadap pengurangan dampak perubahan iklim.

Akan tetapi, dia ,enilai pengembangan EBT di Tanah Air masih setengah hati karena komposisi energi masih ditopang oleh batu bara. Meski demikian, dia memastikan bahwa bagaimanapun kebijakan penyediaan energi yang terpenting adalah kemudahan dan keterjangkauan harga oleh konsumen.

“Energi harus mampu dibeli masyarakat dan mudah dijangkau,” katanya pada sebuah diskusi virtual beberapa waktu lalu.

Yayan juga memberikan catatan bahwa saat ini perkembangan pasar energi di Indonesia masih berada di supply side bukan di demand side. Padahal, kata dia, selain mengurus supply side, pemerintah seharusnya juga memperhatikan permintaan terhada energi.

Pernyataan tersebut sekaligus mengkritisi masifnya pembangunan pembangkit listrik sehingga pasokan listrik berlebi di sejumlah daerah terutama di Jawa dan Sumatera. Di sisi lain, permintaan tidak meningkat secara signifikan.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
AKLI Siap Dukung Percepatan...
AKLI Siap Dukung Percepatan Pengembangan Energi Listrik Nasional
Rekomendasi
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Berita Terkini
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved