Sindir Kepala Daerah Soal APBD, Sri Mulyani: Ketika Presiden Mau Ngegas, Anda Ngerem!
Selasa, 11 Januari 2022 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
“Masih ada Rp100 triliun sampai dengan akhir tahun yang tidak dibelanjakan. Angka yang cukup besar yang bisa menggerakkan ekonomi di daerah. Ini yang mungkin perlu untuk menjadi perhatian kita semua,” jelas Sri Mulyani.
Menkeu mendorong agar TKDD yang juga merupakan suatu instrumen sangat penting memerankan peranan yang sama dengan APBN. Pasalnya, ada sejumlah daerah yang dinilai belum optimal menggunakan APDB.
“Saya masih melihat teman-teman di daerah APBD-nya belum 100% optimal, satu sinergi dengan APBN. Jadi waktu APBN-nya mau mendorong ekonomi, banyak APBD-nya malah ngerem sehingga waktu Presiden Jokowi mau ngegas, Anda ngerem sehingga jalannya menjadi tidak optimal, tidak secepat yang kita inginkan,” kata sang Menkeu.
Baca juga: Korut Tembakkan Rudal ke Laut Jepang, Semua Kapal Diminta Waspada
Untuk itu, Menkeu berharap pemerintah daerah mengantisipasi berbagai persoalan di dalam pengelolaan APBD agar TKDD dapat dioptimalkan untuk mendukung penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Indonesia.
Menkeu mendorong agar TKDD yang juga merupakan suatu instrumen sangat penting memerankan peranan yang sama dengan APBN. Pasalnya, ada sejumlah daerah yang dinilai belum optimal menggunakan APDB.
“Saya masih melihat teman-teman di daerah APBD-nya belum 100% optimal, satu sinergi dengan APBN. Jadi waktu APBN-nya mau mendorong ekonomi, banyak APBD-nya malah ngerem sehingga waktu Presiden Jokowi mau ngegas, Anda ngerem sehingga jalannya menjadi tidak optimal, tidak secepat yang kita inginkan,” kata sang Menkeu.
Baca juga: Korut Tembakkan Rudal ke Laut Jepang, Semua Kapal Diminta Waspada
Untuk itu, Menkeu berharap pemerintah daerah mengantisipasi berbagai persoalan di dalam pengelolaan APBD agar TKDD dapat dioptimalkan untuk mendukung penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Indonesia.
(uka)
Lihat Juga :