PLN Siapkan Listrik Tanpa Kedip untuk MotoGP di NTB
Senin, 17 Januari 2022 - 15:07 WIB
loading...
Tim PLN tengah melakukan beberapa persiapan untuk menghadirkan layanan Zero Down Time (ZDT) di lokasi gelaran MotoGP. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Jelang tes pramusim MotoGP yang akan dihelat tanggal 13-15 Februari 2022, PT PLN (Persero) menyiapkan infrastruktur kelistrikan di beberapa lokasi. PLN berkomitmen untuk menghadirkan layanan Zero Down Time (ZDT) alias listrik tanpa kedip pada gelaran MotoGP seperti ajang WSBK lalu.
Untuk merealisasikan layanan ZDT, saat ini PLN telah melakukan beberapa persiapan di lokasi seperti inventarisasi ulang kebutuhan material, peralatan cadangan, pengerjaan beberapa pekerjaan sipil, pemasangan kabel di beberapa titik dan mobilisasi beberapa peralatan ke sirkuit.
Baca Juga: 4 Bandara di NTT Siap Mendukung Pariwisata, MotoGP hingga Event Internasional
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Lasiran mengungkapkan, PLN masih menggunakan konfigurasi jaringan pada saat WBSK. Sumber pasokan listrik dari dua Gardu Induk (GI), yakni GI Kuta dan GI Sengkol.
"Sebanyak 18 unit gen set, 17 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dan 6 buah Unit Gardu Bergerak akan tetap kami siapkan sebagai peralatan back-up apabila terjadi gangguan pada suplai utama," jelas Lasiran dalam siaran pers, Senin (17/1/2022).
Untuk merealisasikan layanan ZDT, saat ini PLN telah melakukan beberapa persiapan di lokasi seperti inventarisasi ulang kebutuhan material, peralatan cadangan, pengerjaan beberapa pekerjaan sipil, pemasangan kabel di beberapa titik dan mobilisasi beberapa peralatan ke sirkuit.
Baca Juga: 4 Bandara di NTT Siap Mendukung Pariwisata, MotoGP hingga Event Internasional
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Lasiran mengungkapkan, PLN masih menggunakan konfigurasi jaringan pada saat WBSK. Sumber pasokan listrik dari dua Gardu Induk (GI), yakni GI Kuta dan GI Sengkol.
"Sebanyak 18 unit gen set, 17 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dan 6 buah Unit Gardu Bergerak akan tetap kami siapkan sebagai peralatan back-up apabila terjadi gangguan pada suplai utama," jelas Lasiran dalam siaran pers, Senin (17/1/2022).
Lihat Juga :