Gandeng Santripreneur, Sandiaga: Kita Niatkan Ibadah, 2022 Tahun Kebangkitan Ekonomi
Selasa, 18 Januari 2022 - 17:49 WIB
loading...
Kolaborasi yang terjalin antara Kemenparekraf Republik Indonesia dengan lembaga sosial Santripreneur Indonesia diharapkan dapat menjadi titik balik kebangkitan ekonomi bangsa. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kolaborasi yang terjalin antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ) Republik Indonesia dengan lembaga sosial Santripreneur Indonesia diharapkan dapat menjadi titik balik kebangkitan ekonomi bangsa. Lewat digitalisasi dan inovasi, kolaborasi tersebut diyakini mampu memulihkan perekonomian serta memperluas kesempatan kerja nasional dengan menekankan pada pemberdayaan umat Islam khususnya kaum santri.
Keyakinan itu disampaikan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam audiensi dengan Santripreneur Indonesia di Kantor Kemenparekraf yakni Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat pada Selasa (18/1/2022).
“Kita harus kolaborasi, jangan sendiri-sendiri, sehingga output-nya lebih maksimal. Kolaborasi ini bagian dari upaya pemulihan ekonomi untuk memperluas kesempatan kerja," ujar Sandiaga Uno dikutip oleh MNC Portal Indonesia melalui keterangan tertulis.
Baca Juga: Bangun Ekonomi Umat lewat Program Community Based Santripreneurship
Lewat momen yang dihadiri sejumlah tokoh seperti KH Ahmad Sugeng Utomo, H Bambang Sutejo, KH Abdullah Affaz, Achmad Muzzaki, Arif Sudrajat, GNP Ngurah Yasa, HM Asrori hingga KH Bukhori Al Zachrowi itu, Sandiaga mendukung penuh sejumlah program yang diusung Santripreneur Indonesia seperti Santri Boot Camp, Santripreneur Awards, Santripreneur Bisnis Forum, Santripreneur Inspiratif Talkshow dan lainnya.
"Kita ingin santri-santri ini lulus dari pesantren bukan sebagai pencari kerja, tapi justru menciptakan lapangan kerja," serunya.
"Membangun kondisi sosial ekonomi masyarakat, ekonomi umat dan kemaslahatan kita agar kita semua berlomba-lomba dalam kebaikan, kita pastikan bahwa apa yang kita lakukan ini komprehensif, menyeluruh, lebih adil dan lebih merata," jelas Sandiaga.
Keyakinan itu disampaikan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam audiensi dengan Santripreneur Indonesia di Kantor Kemenparekraf yakni Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat pada Selasa (18/1/2022).
“Kita harus kolaborasi, jangan sendiri-sendiri, sehingga output-nya lebih maksimal. Kolaborasi ini bagian dari upaya pemulihan ekonomi untuk memperluas kesempatan kerja," ujar Sandiaga Uno dikutip oleh MNC Portal Indonesia melalui keterangan tertulis.
Baca Juga: Bangun Ekonomi Umat lewat Program Community Based Santripreneurship
Lewat momen yang dihadiri sejumlah tokoh seperti KH Ahmad Sugeng Utomo, H Bambang Sutejo, KH Abdullah Affaz, Achmad Muzzaki, Arif Sudrajat, GNP Ngurah Yasa, HM Asrori hingga KH Bukhori Al Zachrowi itu, Sandiaga mendukung penuh sejumlah program yang diusung Santripreneur Indonesia seperti Santri Boot Camp, Santripreneur Awards, Santripreneur Bisnis Forum, Santripreneur Inspiratif Talkshow dan lainnya.
"Kita ingin santri-santri ini lulus dari pesantren bukan sebagai pencari kerja, tapi justru menciptakan lapangan kerja," serunya.
"Membangun kondisi sosial ekonomi masyarakat, ekonomi umat dan kemaslahatan kita agar kita semua berlomba-lomba dalam kebaikan, kita pastikan bahwa apa yang kita lakukan ini komprehensif, menyeluruh, lebih adil dan lebih merata," jelas Sandiaga.
Lihat Juga :