Pandemi Corona, Bank Thailand Ramai-ramai Akusisi Perbankan Indonesia

Kamis, 23 April 2020 - 17:37 WIB
loading...
A A A
Sebenarnya Anthony Saim dan PT Indolife Pensiontama sudah menjadi PSPT dan PSP Bank Ina sejak awal Januari lalu. Namun saat itu Anthony dan Indolife bukan satu-satunya PSPT dan PSP Bank Ina, sebab masih ada Pieter Tanuri dan perusahaannya PT Philadel yang juga menjadi PSPT dan PSP di bank tersebut. Berdasarkan aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Antony Salim dan PT Indolife harus menyesuaikan kepemilikan saham sesuai peraturan OJK. Anthony Salim diminta menyesuaikan kepemilikan saham melalui perusahaan terkait sesuai dengan batas maksimum kepemilikan saham oleh satu pihak. Demikian pula dengan kepemilikan saham PT Indolife Pensiontama yang saat ini mencapai 48.9% atau sudah melampaui batas maksimal kepemilikan. Ini mengindikasikan dalam waktu dekat akan ada perubahan kepemilikan saham di tubuh Bank Ina.

Jalan Group Salim untuk memiliki sekaligus menjadi pengendali utama Bank Ina, sudah dimulai sejak 2017. Setelah BINA melakukanrights issue, bank ini pun mendapatdana segar Rp 695,41 miliar. Dari right issue ini muncul dua pemegang saham baru, yakni PT Samudra Biru dan PT Gaya Hidup Masa. Dua perushan ini masih terafiliasi dengan Group Salim. Per April 2017, komposisi pemegang Saham Bank Ina sebagai berikut. Indolife sebanyak 22,47%, Liontrust S/A NS ASEAN Financial S Fund sebesar 18,29%, Samudra Biru 16,51%, Gaya Hidup 12,48%, DBS Bank Ltd S/A LTSL AS Trustee of NS Financial Fund 10,49%, dan PT Philadel Terra Lestari 9,64%.

Pada Januari 2017, Grup Salim mewujudkan niatnya membeli saham Bank Ina Perdana. Grup Salim membeli 29,02% saham Bank Ina lewat NS Financials Fund sebesar 10,58% saham dan melalui NS Asean Financial Fund sebesar 18,44%. Adapun pada Januari 2020 lalu, mayoritas kepemilikan saham Bank Ina Perdana dipegang oleh Indolife Pensiontama sebesar 22,47%. Liontrust S/A NS Asean Financials Fund menggenggan 18,29% dan PT Samudra Biru memiliki 16,51% saham Bank Ina Perdana. Lalu, DBS Bank LTD S/S LTSL AS Trustee of NS Financial Fund menggenggam 10,49%. PT Gaya Hidup Masa Kini memegang 9,98% dan Philadel Terra Lestari memiliki 9,64%. Sementara, masyarakat memiliki 12,62%.

Setelah memiliki Bank Ina, Grup Salim berencana akan meningkatkan status menjadi bank BUKU (bank umum kelompok usaha) IIIdengan modal inti Rp 5 triliun hingga di bawah Rp 30 triliun. Dan mulai tahun depan bank Ina akan disapkan untuk menjadi bank devisa.
(eko)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
SMBC Indonesia Fokus...
SMBC Indonesia Fokus Optimalkan Ketahanan Bisnis
RUPST SMBC Indonesia...
RUPST SMBC Indonesia Setujui Pembagian Dividen, Bukti Komitmen ke Pemegang Saham
Kinerja Positif, Hana...
Kinerja Positif, Hana Bank Catat Laba Bersih Rp611 Miliar di 2025
Laba Nobu Bank Melonjak...
Laba Nobu Bank Melonjak 46%, Ekosistem QRIS Tembus 2 Juta Merchant
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Berita Terkini
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved