Data-datanya Dibobol Geng Ransomware Conti, Bank Indonesia Buka Suara

Kamis, 20 Januari 2022 - 19:54 WIB
loading...
Data-datanya Dibobol Geng Ransomware Conti, Bank Indonesia Buka Suara
Bank Indonesia beri penjelasan soal dugaan kebocoran data. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia ( BI ) buka suara soal dugaan bocornya data-data di bank sentral. BI menyadari adanya upaya peretasan berupa ransomware pada bulan lalu.

Baca juga: Data Bank Indonesia Diduga Bocor, Diretas Geng Ransomware Conti?

"Bank Indonesia telah melakukan asesmen terhadap serangan tersebut. Selanjutnya, Bank Indonesia telah melakukan pemulihan, audit, dan mitigasi agar serangan tersebut tidak terulang dengan menjalankan protokol mitigasi gangguan IT yang telah ditetapkan," kata Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Komunikasi BI, kepada Sindonews, Kamis (20/1/20220.

Beberapa langkah yang dilakukan BI untuk mencegah serangan serupa adalah menyusun kebijakan, standar dan pedoman ketahanan siber. Kemudian, mengembangkan teknologi dan infastruktur keamanan siber.

"Serta membangun kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam mengantisipasi terjadinya suatu insiden serangan siber," imbuh Erwin.

Erwin menambahkan, Bank Indonesia senantiasa berupaya meningkatkan ketahanan sistem informasi untuk mencegah serangan siber dalam bentuk apa pun, termasuk serangan peretasan yang dapat menganggu pelaksanaan tugas Bank Indonesia.



Bank Indonesia juga senantiasa melaksanakan pengujian terhadap seluruh infrastruktur guna memastikan terselenggaranya layanan sistem pembayaran secara aman, lancar dan efisien. Bank Indonesia pun terus berkoordinasi dengan peserta sistem pembayaran, guna memastikan optimalnya kegiatan sistem pembayaran.

"Bank Indonesia memastikan bahwa layanan operasional Bank Indonesia tetap terkendali dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat," tandas Erwin.

Sebelumnya diketahui, dugaan bocornya data-data BI terungkap setelah peneliti keamanan dark web yang dikenal sebagai DarkTracer menuliskannya di akun Twitter mereka. Peretasan dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri geng ransomware Conti.

"Geng ransomware Conti telah mengumumkan ’BANK OF INDONESIA’ dalam daftar korbannya,” tulis Dark Tracer di akun Twitternya.

Baca juga: Terus Melonjak, Positif Covid-19 Tembus 2.116 Kasus

DarkTracer juga membagikan potongan tangkapan layar dari situs gelap geng ransomware Conti. Terlihat tampilan file yang dinamai corp.bi.go.id. Dari tangkapan layar menampilkan file-file yang diduga milik Bank Indonesia yang berhasil disusupi. File yang muncul baru 1 persen dengan ukuran 487,09 MB.
(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2686 seconds (11.252#12.26)