BI Sulsel Puji Pengelolaan Lahan Pascatambang PT Vale
Kamis, 20 Januari 2022 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Harga nikel anjlok, Vale optimalisasi pengeluaran
Menurutnya, PT Vale beberapa kali menjadi salah satu narasumber FGD Bank Indonesia, khususnya untuk topik dan isu terkait pertambangan serta industri pengolahan, baik lingkup Sulsel maupun untuk asesmen Sulampua. Pada FGD tersebut, PT Vale menyampaikan data kinerja produksi dan target ke depan serta pengembangan yang telah, sedang, dan akan dilakukan.
Dia menyebutkan, produksi PT Vale menjadi salah satu indikator yang digunakan dalam melihat kinerjalapangan usaha (LU)pertambangan, mengingat pertumbuhannya konsisten searah dengan data historis LU tersebut. Sehingga rencana produksi PT Vale dapat digunakan sebagai salah satu indikator yang digunakan KPw BI Sulsel dalam penentuan proyeksi perekonomian, khususnya secara sektoral.
“Nikel menjadi komoditas utama ekspor dengan pangsa mencapai 45% dari total ekspor Sulsel. Potensi nikel sebagai salah satu komoditas unggulan masih sangat baik mengingat permintaan dunia akan komoditas ini cukup menjanjikan seiring dengan dorongan terhadap mobil listrik,” paparnya.
Sejalan dengan hal tersebut, LU pertambangan menjadi tumpuan ekonomi ProvinsiSulsel dengan pangsa hingga 49%. Namun demikian, tingginya porsi pertambangan perlu diimbangi dengan kegiatan yang berwawasan lingkungan sejalan dengan perhatian dunia yang saat ini tengah fokus pada penanganan climate change.
Baca juga:2012, Vale produksi nikel 21.306 metrik ton
“ PT Vale merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang juga telah mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini sejalan dengan concern dunia untuk mendorong green economy (termasuk di dalamnya green mining),”terangnya.
Menurutnya, PT Vale beberapa kali menjadi salah satu narasumber FGD Bank Indonesia, khususnya untuk topik dan isu terkait pertambangan serta industri pengolahan, baik lingkup Sulsel maupun untuk asesmen Sulampua. Pada FGD tersebut, PT Vale menyampaikan data kinerja produksi dan target ke depan serta pengembangan yang telah, sedang, dan akan dilakukan.
Dia menyebutkan, produksi PT Vale menjadi salah satu indikator yang digunakan dalam melihat kinerjalapangan usaha (LU)pertambangan, mengingat pertumbuhannya konsisten searah dengan data historis LU tersebut. Sehingga rencana produksi PT Vale dapat digunakan sebagai salah satu indikator yang digunakan KPw BI Sulsel dalam penentuan proyeksi perekonomian, khususnya secara sektoral.
“Nikel menjadi komoditas utama ekspor dengan pangsa mencapai 45% dari total ekspor Sulsel. Potensi nikel sebagai salah satu komoditas unggulan masih sangat baik mengingat permintaan dunia akan komoditas ini cukup menjanjikan seiring dengan dorongan terhadap mobil listrik,” paparnya.
Sejalan dengan hal tersebut, LU pertambangan menjadi tumpuan ekonomi ProvinsiSulsel dengan pangsa hingga 49%. Namun demikian, tingginya porsi pertambangan perlu diimbangi dengan kegiatan yang berwawasan lingkungan sejalan dengan perhatian dunia yang saat ini tengah fokus pada penanganan climate change.
Baca juga:2012, Vale produksi nikel 21.306 metrik ton
“ PT Vale merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang juga telah mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini sejalan dengan concern dunia untuk mendorong green economy (termasuk di dalamnya green mining),”terangnya.
Lihat Juga :