Mendag Beri Penjelasan Soal Keputusan Cabut Larangan Ekspor APD

Kamis, 11 Juni 2020 - 14:33 WIB
loading...
Mendag Beri Penjelasan...
Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dalam diskusi virtual bersama wartawan menerangkan, soal keputusan terkait wacana pencabutan larangan ekspor Alat Perlindungan Diri (APD). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerangkan, bakal mempertimbangkan untuk mencabut larangan ekspor Alat Perlindungan Diri (APD) di tengah pandemi Covid-19. Namun hal itu baru bisa dilakukan jika stok APD dalam negeri memang sudah dirasa cukup.

"Kami akan evaluasi terlebih dahulu dengan kementerian terkait. Jika memang berlebih, maka larangan ekspor APD kita akan cabut," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dalam diskusi bersama wartawan, Kamis (11/6/2020).

(Baca Juga: Larangan Ekspor APD Akan Dicabut, Pengusaha Siap Kirim ke Korsel dan Amerika )

Ia mengungkapkan, bahwa saat ini sudah banyak negara-negara yang meminta untuk mengekspor APD. Nah, ekspor ini memang dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian saat ini. "Ekspor ini memang kita butuhkan. Kami sedang menganalisa dengan cermat, kemungkinan minggu depan sudah ada keputusan terkait ekspor APD ini," terangnya.

Agus menambahkan, selama ini Indonesia mengekspor ke negara yang sudah menjalin kerja sama, seperti Jepang dan Korea. Namun, ada juga negara- negara yang meminta APD, tapi belum memiliki kerja sama dengan Indonesia seperti negara-negara di Afrika.

"Negara-negara yang belum ada kerja sama ini meminta untuk dimudahkan ekspornya. Tentunya kami akan memudahkan hal tersebut. Apalagi negara-negara yang paling terdampak, pasti tinggi permintaannya," ucap Menteri Agus.

Sebelumnya Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, bahwa terjadi surplus produksi APD untuk penanggulangan penyebaran COVID-19. Surplus berdasarkan jumlah APD produksi industri dalam negeri hingga Desember 2020 melimpah.

“Untuk itu, kami bersiap untuk turut berkontribusi memenuhi kebutuhan APD di dunia, dengan tetap mengutamakan kebutuhan di dalam negeri,” kata Menteri Agus Gumiwang saat web seminar bertajuk APD Indonesia Siap Melindungi Tenaga Medis Seluruh Dunia, Selasa (9/6) lalu.

Dari data yang dihimpun, menunjukkan bahwa terjadi surplus produksi sampai dengan Desember 2020 sebesar 1,96 miliar potong untuk masker bedah, 377,7 juta potong masker kain, 13,2 juta potong pakaian bedah (gown/surgical gown), dan 356,6 juta potong pakaian pelindung medis (coverall).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved