Buyback Saham Tidak Jadi Prioritas Antam Saat IHSG Mulai Pulih

Kamis, 11 Juni 2020 - 18:22 WIB
loading...
Buyback Saham Tidak...
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk memutuskan untuk menunda pembelian saham kembali (buyback) dalam waktu dekat, mengingat saat ini IHSG sudah kembali menunjukan tanda-tanda perbaikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk memutuskan untuk menunda pembelian saham kembali (buyback) dalam waktu dekat. Mengingat saat ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah kembali menunjukan tanda-tanda perbaikan.

Sebagai gambaran, saat ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di angka 4.855. Padahal sebelumnya, IHSG sempat menyentuh angka 3.900.

Direktur Keuangan Antam, Anton Herdianto mengatakan, saat itu perusahaan BUMN diminta oleh Erick Thohir untuk melakukan pembelian saham kembali karena kondisi IHSG sedang jatuh.

"Terkait dengan buyback saham saya kasih gambaran sedikit ketika indeks harga saham turun waktu itu, kita lihat melihat ada opportunity buyback," ujar Anton dalam telekonferensi, di Jakarta, Kamis (11/6/2020).

(Baca Juga: Antam Bagikan Dividen 35% dari Laba Bersih 2019 Rp193,85 Miliar )

Menurutnya keputusan buybcak saham ketika itu adalah bertujuan untuk meningkatkan kembali pasar saham di dalam negeri. Sehingga para investor baik asing maupun dalam negeri mulai kembali terangsang untuk menanamkan modalnya di pasar saham Indonesia.

"Saat itu seluruh BUMN melakukan pertemuan dan melihat bagaimana dari sisi BUMN bisa membantu meningkatkan confident terhadap IHSG Indonesia," jelasnya

Menurut Anton, saat ini IHSGT sudah kembali naik mendekati 5.000. Khusus harga saham Antam sendiri sudah kembali naik bahkan menurutnya, harga saham perseroan masih belum berada di bawah harga atau under value. "Inisiatif buyback sekarang enggak jadi prioritas kami, kita akan sampaikan juga bahwa kita tidak akan lakukan buyback," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan ANTAM Jalin Sinergi Strategis
Harga Emas Ambruk Lagi...
Harga Emas Ambruk Lagi Rp30 Ribu, Satu Gram Dijual Rp2,7 Juta
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp26.000, Borong atau Tunggu Nanti?
Berbagi Keberkahan,...
Berbagi Keberkahan, Antam Safari Ramadan 1447H di Wilayah Operasi
Antam dan PTBA Sandang...
Antam dan PTBA Sandang Status Persero, Danantara Pastikan Tetap di Bawah MIND ID
OJK Sebut Pengaturan...
OJK Sebut Pengaturan Free Float 15% Bakal Tekan Aksi Saham Gorengan
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Viral Tambang Meledak...
Viral Tambang Meledak di Bogor, PT Antam: Dokumentasi Penanganan Kondisi Teknis
Kejagung Diingatkan...
Kejagung Diingatkan Lebih Hati-hati dalam Menghitung Kerugian Negara
Rekomendasi
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved