Peluang Bisnis Banjir Cuan di 2022, Kuliner Nggak Ada Matinya

Selasa, 25 Januari 2022 - 17:32 WIB
loading...
Peluang Bisnis Banjir...
Bisnis kuliner masih menjanjikan di 2022. FOTO/Wanderbites
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan, sepanjang 2022 banyak sektor bisnis yang memiliki prospek bagus. Adapun peluang usaha yang masih patut digeluti ialah kuliner.

"Prospek bisnis kuliner masih menjanjikan sepanjang 2022," ujar Arsjad dalam acara Indonesia Economic Outlook 2022 di Financial Hall CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga: 5 Kuliner Pecinan Halal di Glodok untuk Imlek, Nomor 2 Favorit Gus Dur

Dia menjelaskan, berdasarkan analisa terhadap statistik rata-rata pengeluaran penduduk per kapita sebulan, pengeluaran konsumsi makanan mencapai 49,25%. Sementara, pengeluaran konsumsi bukan makanan mencapai 50,75%.

"Hal ini menunjukkan prospek bisnis kuliner pada 2022 masih menjanjikan baik dari aplikasi online maupun penjualan secara langsung," jelasnya.

Selain itu, lanjut Arsjad, bisnis properti juga diyakini masih terus tumbuh tinggi pasa 2022. Menurutnya, kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal masih tinggi baik melalui pembelian properti maupun sewa.

"Bisnis teknologi, informasi dan komunikasi masih memiliki prospek cukip baik, terutama biaya internet, pulsa, serta ekpedisi (logistik)," katanya.

Adapun bisnis lain yang memiliki prospek bagus di tahun ini, diterangkan Arsjad, adalah bisnis aneka barang dan jasa. Ia memproyeksikan sektor ini akan terus tumbuh pada 2022.

"Saya prediksi (sektor) ini mampu melaju tumbuh di tahun ini. Ditopang oleh kebutuhan barang keperluan rumah tangga, jasa kesehatan, dan jasa pendidikan," ucapnya.

Baca Juga: Gembrot Sembukan, Kuliner Mustika Rasa Warisan Bung Karno yang Hampir Punah

Lainnya, bisnis pakaian jadi, terutama pakaian jadi wanita dewasa. Menurut Ketua Umum Kadin ini, bisnis tersebut cukup prospek di masa ini terlebih jika pelaku bisnis mampu memanfaatkan platform e-commerce sebagai wadah penjualan.

Terakhir, bisnis di sektor otomotif. Arsjad menilai otomotif ini mampu cemerlang di tahun ini karena di era ini mobil listrik sudah hadir di Indonesia dan memiliki peluang untuk kembangkan.

"Bisinis ini kan barang yang tahan lama. Saya perkirakan tumbuh positif dengan telah dilangsungkannya pameran otomotif dan hadirnya mobil listrik," pungkasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Networking Dinilai Jadi...
Networking Dinilai Jadi Akselerator Pertumbuhan Bisnis Kuliner
TikTok GO by Tokopedia...
TikTok GO by Tokopedia Integrasikan Konten dan Bisnis Kuliner
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
AYP Serahkan Hewan Kurban...
AYP Serahkan Hewan Kurban ke Musala An-Nur Bukit Duri
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Rekomendasi
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
Berita Terkini
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Usulan Bikin Rokok Murah...
Usulan Bikin Rokok Murah Khusus Warga Miskin Disebut Sesat Nalar
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved