Hilirisasi Batu Bara, Erick Thohir Dorong Percepatan Transisi EBT
Selasa, 25 Januari 2022 - 20:04 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa hilirisasi batu bara mendorong percepatan transisi EBT di dalam negeri. Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri BUMN Erick Thohir Senin (24/1) lalu melakukan groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel). Melalui groundbreaking tersebut, Indonesia membuka babak baru dalam mengolah bahan bakar fosil menjadi energi baru terbarukan (EBT).
Menurut Erick, proyek hilirisasi atau gasifikasi batu bara ini akan mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia dalam memanfaatkan sumber daya energi. Erick menegaskan, potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Indonesia tak boleh lagi justru dimanfaatkan untuk negara lain.
Baca Juga: Proyek Hilirisasi Batu Bara di Sumsel Harus Kelar 30 Bulan, Jokowi: Jangan Mundur Lagi!
"Gasifikasi batu bara memberikan nilai tambah langsung pada perekonomian nasional secara makro karena sejalan dengan arahan presiden untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor. Juga transformasi ke ekonomi hijau serta energi baru dan terbarukan," ujar Erick dalam keterangannya, Selasa (25/1/2022).
Erick menjelaskan, Kementerian BUMN berkomitmen penuh dalam melakukan akselerasi proyek gasifikasi batu bara. Ia optimis melalui hilirisasi energi, Indonesia akan mampu meningkatkan posisi dalam persaingan energi global. Tak hanya itu, langkah itu menurut Erick juga akan mengurangi ketergantungan Indonesia atas impor liquid petroleum gas (LPG).
Menurut Erick, proyek hilirisasi atau gasifikasi batu bara ini akan mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia dalam memanfaatkan sumber daya energi. Erick menegaskan, potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Indonesia tak boleh lagi justru dimanfaatkan untuk negara lain.
Baca Juga: Proyek Hilirisasi Batu Bara di Sumsel Harus Kelar 30 Bulan, Jokowi: Jangan Mundur Lagi!
"Gasifikasi batu bara memberikan nilai tambah langsung pada perekonomian nasional secara makro karena sejalan dengan arahan presiden untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor. Juga transformasi ke ekonomi hijau serta energi baru dan terbarukan," ujar Erick dalam keterangannya, Selasa (25/1/2022).
Erick menjelaskan, Kementerian BUMN berkomitmen penuh dalam melakukan akselerasi proyek gasifikasi batu bara. Ia optimis melalui hilirisasi energi, Indonesia akan mampu meningkatkan posisi dalam persaingan energi global. Tak hanya itu, langkah itu menurut Erick juga akan mengurangi ketergantungan Indonesia atas impor liquid petroleum gas (LPG).
Lihat Juga :