Memanfaatkan Teknologi untuk Pemasaran dan Penyediaan Sayuran
Kamis, 11 Juni 2020 - 20:53 WIB
loading...
Penggunaan teknologi digital juga merupakan value added bagi usaha sayuran dalam memenangi persaingan, kondisi dan pendekatan ini yang dilakukan pula oleh Sayur Kendal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sayuran merupakan produk pertanian yang memiliki kandungan nutrisi nabati yang tinggi, namun juga mudah rusak. Kadar air yang tinggi akhirnya memicu cepatnya proses pembusukan sehingga hilangnya potensi pendapat yang bisa diperoloeh petani.
Selain itu, salah satu tantangan dalam kegiatan budidaya sayuran adalah bagaimana memperkuat kompetisi serta memastikan ketersediaan akses dalam menghadapi dinamika pasar. Oleh karenanya, kecepatan penyerapan menjadi isu yang penting dalam budidaya dan tataniaga sayuran, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Teknologi informasi dan komunikasi berperan penting dalam pemasaran produk pangan khususnya sayuran sehingga menjadi lebih efisien. Pengembangan rantai pasok yang berbasis digital merupakan keharusan dalam mengatur interaksi antara stakeholder, petani, pengelola dan pelanggan.
Penggunaan teknologi digital juga merupakan value added bagi usaha sayuran dalam memenangi persaingan. Kondisi dan pendekatan ini yang dilakukan pula oleh Sayur Kendal.
Menurut Fredy Rao, CEO Sayur Kendal, berbagai rancangan program berbasis digital yang mengatur hubungan dengan petani dan pelanggan telah disiapkan. Di tahap awal, akan dikembangkan aplikasi penjualan sayur yang dilengkapi dengan portal payment.
Selain itu, salah satu tantangan dalam kegiatan budidaya sayuran adalah bagaimana memperkuat kompetisi serta memastikan ketersediaan akses dalam menghadapi dinamika pasar. Oleh karenanya, kecepatan penyerapan menjadi isu yang penting dalam budidaya dan tataniaga sayuran, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Teknologi informasi dan komunikasi berperan penting dalam pemasaran produk pangan khususnya sayuran sehingga menjadi lebih efisien. Pengembangan rantai pasok yang berbasis digital merupakan keharusan dalam mengatur interaksi antara stakeholder, petani, pengelola dan pelanggan.
Penggunaan teknologi digital juga merupakan value added bagi usaha sayuran dalam memenangi persaingan. Kondisi dan pendekatan ini yang dilakukan pula oleh Sayur Kendal.
Menurut Fredy Rao, CEO Sayur Kendal, berbagai rancangan program berbasis digital yang mengatur hubungan dengan petani dan pelanggan telah disiapkan. Di tahap awal, akan dikembangkan aplikasi penjualan sayur yang dilengkapi dengan portal payment.
Lihat Juga :