Aplikasi Teman Diabetes Komitmen Jaga Kerahasiaan Data Pengguna

Rabu, 26 Januari 2022 - 22:09 WIB
loading...
Aplikasi Teman Diabetes Komitmen Jaga Kerahasiaan Data Pengguna
Aplikasi Teman Diabetes meraih sertifikasi ISO 27001 dari British Standard Institution terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
A A A
JAKARTA - Aplikasi Teman Diabetes meraih sertifikasi ISO 27001 dari British Standard Institution terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Sertifikasi ini diperoleh karena komitmen Aplikasi Teman Diabetes dalam menjaga kerahasiaan data penderita diabetes (diabetesi) sebagai pengguna aplikasi.

Aplikasi yang dimiliki PT Global Urban Esensial ini semakin banyak digunakan masyarakat seiring meningkatnya kesadaran diabetesi dalam mengelola kondisi diabetes mereka.

Head of Doctor Pillar PT Global Urban Esensial (GUE) Mohamad Salahuddin mengatakan sertifikasi ini juga menunjukkan bahwa Aplikasi Teman Diabetes telah memenuhi standar internasional dalam melindungi data pribadi penggunanya.

(Baca juga:Bantu Peternak, Mahasiswa Teknik ITS Kembangkan Aplikasi SITERNAK)

Menurutnya, kerahasiaan data pasien dilindungi oleh undang-undang di Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk selalu menempatkan perlindungan data pribadi pengguna yang merupakan diabetesi dan seluruh Health Care Professional (HCP) sebagai perhatian utamanya.

“Kami berharap kenyamanan pengguna Aplikasi Teman Diabetes dapat meningkatkan Pemantauan Gula Darah Mandiri (PGDM) di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” ungkap Mohamad Salahuddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/1/2022).



(Baca juga:Jadwal Booster Tidak Muncul di Aplikasi PeduliLindungi? Ini 2 Penyebabnya)

Salahuddin juga menyampaikan salah satu misi Teman Diabetes adalah menunjang PGDM bagi diabetesi dengan memberikan platform bagi penyandang diabetes untuk merekam data. Selain itu Teman Diabetes dapat menghubungkan diabetesi dengan tenaga medis ahli diabetes untuk mendapatkan arahan medis sesuai dengan kebutuhan individu para penyandang diabetes.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2018, prevalensi diabetes di Indonesia bertambah dari 6,9% pada 2013 menjadi 10,9% pada 2018. Maka dari itu, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran para diabetesi melakukan PGDM.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1525 seconds (10.177#12.26)