Diskon PPnBM Diyakini Dorong Penjualan Otomotif Tahun Ini
Kamis, 03 Februari 2022 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, tiga jenis kendaraan Isuzu, 90 persennya memiliki sparepart yang sama jika mengadopsi standar Euro4 nantinya. Artinya, kata Attias, konsumen tidak perlu cemas akan ketersediaan suku cadang di lapangan. Belum lagi dukungan jaringan purna jual Isuzu meliputi 110 outlet dan 2.403 mitra part shop yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Kami juga siap dengan Bengkel Isuzu Berjalan sebanyak 149 unit, lalu 86 Bengkel Mitra Isuzu. Kami berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas dari pelayanan after sales," tambahnya.
Baca Juga: Cara Menghitung PPnBM Mobil, Ini Rumusnya
Attias menambahkan, kendaraan dengan standar Euro4, selain menghasilkan emisi gas buang lebih baik, juga lebih irit 10-12 persen ketimbang jenis sebelumnya yang berstandar Euro2.
Sementara itu, Chief Operation Officer PT Astra International Tbk – Isuzu Sales Operation (Astra Isuzu) Yohanes Pratama mengatakan, pihaknya mengutamakan kebutuhan konsumen saat menghadirkan produk baru MU-X dan D-Max dengan mesin 1900 cc yang lebih kompak, namun tenaga lebih besar mencapai 150 PS.
"Customer concern pada operasional cost. Ini menjadi salah satu keuntungan Isuzu. Dengan power lebih besar, tetapi fuell consumption lebih irit, tentu akan me-reduce operasional cost," ujarnya. Karena itu ia yakin MU-X dan D-Max terbaru bisa diterima dengan baik di pasar Indonesia.
Yohanes mengatakan, baik MU-X dan D-Max menyasar konsumen yang seragam dengan konsumen kendaraan komersial Isuzu, yakni untuk pelaku usaha di bidang pertambangan, perkebunan, migas.
"Kami juga siap dengan Bengkel Isuzu Berjalan sebanyak 149 unit, lalu 86 Bengkel Mitra Isuzu. Kami berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas dari pelayanan after sales," tambahnya.
Baca Juga: Cara Menghitung PPnBM Mobil, Ini Rumusnya
Attias menambahkan, kendaraan dengan standar Euro4, selain menghasilkan emisi gas buang lebih baik, juga lebih irit 10-12 persen ketimbang jenis sebelumnya yang berstandar Euro2.
Sementara itu, Chief Operation Officer PT Astra International Tbk – Isuzu Sales Operation (Astra Isuzu) Yohanes Pratama mengatakan, pihaknya mengutamakan kebutuhan konsumen saat menghadirkan produk baru MU-X dan D-Max dengan mesin 1900 cc yang lebih kompak, namun tenaga lebih besar mencapai 150 PS.
"Customer concern pada operasional cost. Ini menjadi salah satu keuntungan Isuzu. Dengan power lebih besar, tetapi fuell consumption lebih irit, tentu akan me-reduce operasional cost," ujarnya. Karena itu ia yakin MU-X dan D-Max terbaru bisa diterima dengan baik di pasar Indonesia.
Yohanes mengatakan, baik MU-X dan D-Max menyasar konsumen yang seragam dengan konsumen kendaraan komersial Isuzu, yakni untuk pelaku usaha di bidang pertambangan, perkebunan, migas.
(fai)
Lihat Juga :