Usai Diusir dari Hanggar Malinau, Pesawat Susi Air Kini Dirawat
Senin, 07 Februari 2022 - 11:13 WIB
loading...
Pesawat Susi Air tetap beroperasi pasca pengusiran dari Hanggar Malinau. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Manajer Operasional Susi Air Mellinasari memastikan, pesawat maskapai perintis Susi Air untuk operasional maskapai masih betap beroperasi pasca pengusiran yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Malinau Kalimantan Utara oleh Satpol PP.
Melinasari menilai kedududjan Susi Air di hanggar Malinau adalah sebagai base maintenance untuk sejumlah maskapai dan tengah membantu pekerjaan pemerintah.
"Ya susi Air masih tetap beroperasi, karena kita saat ini beroperasi di kalimantan itu untuk melayani pekerjaan pemerintah yaitu APBN dan APBD," kata Manajer Operasional Susi Air, Mellinasari dikutip melalui pernyataannya, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Punya Kontrak Penerbangan Perintis, Susi Pudjiastuti Bawa Kasus Penggusuran Susi Air ke Ranah Hukum
Dia mengatakan bahwa Susi Air tetap melayani aktivitas program Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Meski situasi seperti ini kita masih berjalan. Namun dengan kejadian pengusiran kemarin pesawat kita sedang dirawat. Mungkin akan ada dampak selama beberapa minggu kedepan," tambahnya.
Ia mengungkapkan salah satu kerugiannya tidak ada maskapai pengganti yang dapat menggantikan Susi Air sehingga akan ada pengosongan jadwal. Pesawat ganti yang sedang disiapkan tidak ready karena poisisinya ada di hanggar saat ini.
Melinasari menilai kedududjan Susi Air di hanggar Malinau adalah sebagai base maintenance untuk sejumlah maskapai dan tengah membantu pekerjaan pemerintah.
"Ya susi Air masih tetap beroperasi, karena kita saat ini beroperasi di kalimantan itu untuk melayani pekerjaan pemerintah yaitu APBN dan APBD," kata Manajer Operasional Susi Air, Mellinasari dikutip melalui pernyataannya, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Punya Kontrak Penerbangan Perintis, Susi Pudjiastuti Bawa Kasus Penggusuran Susi Air ke Ranah Hukum
Dia mengatakan bahwa Susi Air tetap melayani aktivitas program Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Meski situasi seperti ini kita masih berjalan. Namun dengan kejadian pengusiran kemarin pesawat kita sedang dirawat. Mungkin akan ada dampak selama beberapa minggu kedepan," tambahnya.
Ia mengungkapkan salah satu kerugiannya tidak ada maskapai pengganti yang dapat menggantikan Susi Air sehingga akan ada pengosongan jadwal. Pesawat ganti yang sedang disiapkan tidak ready karena poisisinya ada di hanggar saat ini.
Lihat Juga :