Kabar Terbaru Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Progres 79,9 Persen, Kapan Kelar?
Senin, 07 Februari 2022 - 14:55 WIB
loading...
Kemenhub mengatakan, bahwa progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 79,9% dan merupakan salah satu amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJN) 2020-2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) mengatakan, bahwa progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 79,9% dan merupakan salah satu amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJN) 2020-2024. Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri mengatakan, untuk skema pembangunanya mendapatkan revisi sesuai dengan peraturan presiden atau perpres 107 Tahun 2015 jadi Perpres 93 tahun 2021.
“Saat ini proyek KCJB telah mencapai 79,90 Persen, dan ini kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah RPJN 2020-2024,” kata Zulfikri dalam sidang bersama Komisi V DPR RI secara virtual, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Uji Coba Akhir 2022
Dalam rangka percepatan penyelenggaraan prasarana dan sarana kereta cepat , Pemerintah memberi penugasan kepada konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpin oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. “Untuk trase Pembangunan KCJB ini menggunakan trase Jakarta, Karawang, Walni padalarang dan Padalarang Bandung,” terangnya.
Lebih lanjut Ia juga menerangkan, untuk pendanaan yang berasal dari sumber dana lainnya berupa RAPBN dalam rangka menjaga keberlangsungan pelaksanaan dengan memperhatikan kesinambungan secara fiskal. “Untuk pengembangan potensi jalur lintasan kereta api, kami telah menyiapkan sejumlah proyek melalui kerja sama,” pungkasnya.
“Saat ini proyek KCJB telah mencapai 79,90 Persen, dan ini kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah RPJN 2020-2024,” kata Zulfikri dalam sidang bersama Komisi V DPR RI secara virtual, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Uji Coba Akhir 2022
Dalam rangka percepatan penyelenggaraan prasarana dan sarana kereta cepat , Pemerintah memberi penugasan kepada konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpin oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. “Untuk trase Pembangunan KCJB ini menggunakan trase Jakarta, Karawang, Walni padalarang dan Padalarang Bandung,” terangnya.
Lebih lanjut Ia juga menerangkan, untuk pendanaan yang berasal dari sumber dana lainnya berupa RAPBN dalam rangka menjaga keberlangsungan pelaksanaan dengan memperhatikan kesinambungan secara fiskal. “Untuk pengembangan potensi jalur lintasan kereta api, kami telah menyiapkan sejumlah proyek melalui kerja sama,” pungkasnya.
Lihat Juga :