Ekonomi RI Kuartal IV 2021 Tumbuh 5,02%, Menko Airlangga Ungkap 2 Pendorong Utama
Senin, 07 Februari 2022 - 21:34 WIB
loading...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, hasil pertumbuhan ekonomi di kuartal IV tahun 2021 sebesar 5,02% dan secara year on year (YOY) 3,7% itu didorong oleh pulihnya sektor industri dan perdagangan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menerangkan, hasil pertumbuhan ekonomi di kuartal IV tahun 2021 sebesar 5,02% dan secara year on year (YOY) 3,7% itu didorong oleh pulihnya sektor industri dan perdagangan . Hal itu disampaikan Menko Airlangga merespons catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia yang menegaskan secara tahunan, kuartal IV-2021 ekonomi Indonesia tumbuh 5,02%.
"Pertumbuhan ekonomi di kuartal IV sebesar 5,02 persen dan secara YOY 3,7 persen didorong oleh pulihnya sektor industri dan perdagangan dengan pertumbuhan di atas pertumbuhan nasional yakni 4,92 persen dan 5,56 persen," tegas Menko Airlangga di Jakarta, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 3,69 Persen Sepanjang 2021
Airlangga juga menuturkan, untuk kontribusi Industri sendiri sebesar 18,8% merupakan kontributor terbesar terhadap struktur PDB dan berkontribusi 1,01% terhadap pertumbuhan ekonomi. "Dari segi ekspor tumbuh 29,83 persen YOY dan impor juga tumbuh 29,6 persen," jelas Airlangga.
Dengan demikian, Airlangga juga memandang, kebijakan gas dan rem yang dilakukan pemerintah berjalan secara harmonis. "Kebijakan stimulus fiskal terhadp sektor otomotif dan properti terbukti mendorong multipliereffect dari segi produksi dan dari sisi konsumsi," tegas Ketua Umum Partai Golkar ini.
Sementara itu gencarnya vaksinasi yang dilakukan pemerintah memberikan keyakinan kepada masyarakat untuk beraktivitas. Menko Airlangga menambahkan, vaksinasi dosis pertama 69.02 dari total populasi atau 89,55 pct dari target, sedangkan dosis kedua 48.47 pct dari total populasi atau 62,89 pct dari target, Jumlah total yang telah disuntikan sejumlah lebih dari 322 juta dosis.
"Menambah kepercayaan masyarakat untuk beraktifitas dengan menekankan kedisiplinan protokol kesehatan," papar Airlangga.
"Pertumbuhan ekonomi di kuartal IV sebesar 5,02 persen dan secara YOY 3,7 persen didorong oleh pulihnya sektor industri dan perdagangan dengan pertumbuhan di atas pertumbuhan nasional yakni 4,92 persen dan 5,56 persen," tegas Menko Airlangga di Jakarta, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 3,69 Persen Sepanjang 2021
Airlangga juga menuturkan, untuk kontribusi Industri sendiri sebesar 18,8% merupakan kontributor terbesar terhadap struktur PDB dan berkontribusi 1,01% terhadap pertumbuhan ekonomi. "Dari segi ekspor tumbuh 29,83 persen YOY dan impor juga tumbuh 29,6 persen," jelas Airlangga.
Dengan demikian, Airlangga juga memandang, kebijakan gas dan rem yang dilakukan pemerintah berjalan secara harmonis. "Kebijakan stimulus fiskal terhadp sektor otomotif dan properti terbukti mendorong multipliereffect dari segi produksi dan dari sisi konsumsi," tegas Ketua Umum Partai Golkar ini.
Sementara itu gencarnya vaksinasi yang dilakukan pemerintah memberikan keyakinan kepada masyarakat untuk beraktivitas. Menko Airlangga menambahkan, vaksinasi dosis pertama 69.02 dari total populasi atau 89,55 pct dari target, sedangkan dosis kedua 48.47 pct dari total populasi atau 62,89 pct dari target, Jumlah total yang telah disuntikan sejumlah lebih dari 322 juta dosis.
"Menambah kepercayaan masyarakat untuk beraktifitas dengan menekankan kedisiplinan protokol kesehatan," papar Airlangga.
Lihat Juga :