Awas! Produktivitas Kelapa Sawit Terganggu, Dampaknya Bisa ke Harga Minyak Goreng
Selasa, 08 Februari 2022 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
Tingginya harga minyak goreng di Indonesia menjadi sorotan sejak Q4 2021 hingga awal Q1 2022. Antara Maret hingga Desember 2021. Data Indeks BU RT milik CIPS mencatat kenaikan harga sebesar 56% di Rp 20.667/liter pada Desember. Harga minyak goreng tetap mahal walaupun sudah turun sejak Januari 2022 menjadi Rp 19.555. Harga ini masih 46,2% lebih tinggi dari harga Januari 2021.
"Selain menurunnya produktivitas perkebunan kelapa sawit, meningkatnya permintaan global akan bahan bakar nabati berbasis minyak sawit juga mengurangi pasokan CPO untuk produksi minyak goreng. Indonesia termasuk ke dalam negara-negara yang telah menerapkan program biodiesel yang mewajibkan pencampuran solar dengan biofuel," pungkasnya.
"Selain menurunnya produktivitas perkebunan kelapa sawit, meningkatnya permintaan global akan bahan bakar nabati berbasis minyak sawit juga mengurangi pasokan CPO untuk produksi minyak goreng. Indonesia termasuk ke dalam negara-negara yang telah menerapkan program biodiesel yang mewajibkan pencampuran solar dengan biofuel," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :