Tantangan Global Masih Tinggi, Fokus Amunisi Fiskal Jadi Kunci Kejar Target Ekonomi
Rabu, 09 Februari 2022 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
Secara umum, tantangan global masih tinggi dalam tiga tahun ke depan sehingga upaya pemulihan ekonomi harus lebih ekstra. Indef mendorong perbaikan kualitas belanja pemerintah hingga soal eksekusi anggaran yang lebih tepat. Berdasarkan catatan Indef, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hanya berdampak 1,36% terhadap pertumbuhan ekonomi.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan efektivitas kebijakan stimulus fiskal oleh pemerintah dan sinergi yang baik antarotoritas dalam menjaga stabilitas dan percepatan pemulihan ekonomi menjadi faktor utama menjaga keberlanjutan pemulihan ekonomi nasional.
"Pengendalian pandemi harus didukung partisipasi masyarakat dalam hal protokol kesehatan, serta vaksinasi menjadi salah satu faktor penting mendorong pemulihan ekonomi nasional," kata dia.
Senada juga dikatakan Direktur Pasca Sarjana Universitas Yarsi Tjandra Yoga Aditama. Menurut dia, hal yang terpenting saat ini ialah pencegahan dan penguatan 3T, serta perluasan cakupan vaksinasi. "Vaksinasi terbukti bermanfaat untuk mencegah pasien yang terinfeksi Omicron bergejala berat dan masuk rumah sakit," kata dia.
Baca Juga: Kabar Baik dari Jokowi, Tahun 2022 Ekonomi RI Siap Meroket
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan efektivitas kebijakan stimulus fiskal oleh pemerintah dan sinergi yang baik antarotoritas dalam menjaga stabilitas dan percepatan pemulihan ekonomi menjadi faktor utama menjaga keberlanjutan pemulihan ekonomi nasional.
"Pengendalian pandemi harus didukung partisipasi masyarakat dalam hal protokol kesehatan, serta vaksinasi menjadi salah satu faktor penting mendorong pemulihan ekonomi nasional," kata dia.
Senada juga dikatakan Direktur Pasca Sarjana Universitas Yarsi Tjandra Yoga Aditama. Menurut dia, hal yang terpenting saat ini ialah pencegahan dan penguatan 3T, serta perluasan cakupan vaksinasi. "Vaksinasi terbukti bermanfaat untuk mencegah pasien yang terinfeksi Omicron bergejala berat dan masuk rumah sakit," kata dia.
Baca Juga: Kabar Baik dari Jokowi, Tahun 2022 Ekonomi RI Siap Meroket
Lihat Juga :