Ahok Sebut Pertamina Masih Bisa Cuan Rp14,2 Triliun Meski Harga Pertamax Batal Naik

Kamis, 10 Februari 2022 - 21:31 WIB
loading...
Ahok Sebut Pertamina...
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyatakan Pertamina masih bisa meraih keuntungan tahun ini meski tidak menaikkan harga BBM Pertamax. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyatakan Pertamina masih bisa meraih keuntungan tahun ini meski tidak menaikkan harga BBM jenis Pertamax.

Ahok memperkirakan keuntungan Pertamina bisa di atas USD1 miliar atau sekira Rp14,2 triliun (asumsi kurs Rp14.200 per dolar AS).

"Kami berharap jika Pertamina nggak boleh naikin harga (Pertamax) tahun ini, masih bisa lah mencapai keuntungan di atas USD1 miliar," kata Ahok dalam acara DBSI Spring Festival secara virtual, Kamis (10/2/2022).

Baca juga: Sah! Ajang MotoGP di Mandalika Resmi Disebut Pertamina Grand Prix of Indonesia

Menurut dia, pemerintah lebih baik mengubah skema subsidi BBM saat ini agar bisa menghemat banyak devisa. Caranya, skema subsidi BBM berbasis komoditas diganti menjadi subsidi langsung ke pihak yang berhak menerima subsidi.

Ahok memprediksi, dengan mengubah skema subsidi tersebut, maka perusahaan pelat merah itu bisa untung USD4-5 miliar per tahun. "Jadi, harapan saya pemerintah mulai membikin subsidi ke orang langsung," tukas mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Baca juga: Lulusan Teknik Geologi, Ahok Tak Masuk Kriteria Baru Jokowi Pimpin Ibu Kota Baru?

Sebelumnya, Pertamina dikabarkan akan menaikkan harga BBM Pertamax. Menurut Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading Irto Ginting, rencana penyesuaian harga BBM beroktan (RON) 92 itu masih dalam kajian.

"Kami masih mereview untuk penyesuaian tersebut," ujar Irto kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (8/2/2022).

Di sisi lain, Irto menyebut harga Pertamax memang belum mengalami penyesuaian sejak Februari 2020. Sebagai catatan, saat ini harga Pertamax dibanderol Rp9.000 per liter.

Penyesuaian harga BBM dilakukan berdasarkan pada harga minyak mentah dunia dan kurs dolar Amerika Serikat (AS). Harga minyak dunia belakangan sempat melambung hingga menyentuh USD90 per barel.



Seiring melonjaknya harga minyak dunia, sejumlah operator SPBU juga mulai menaikkan harga BBM. Di antaranya BBM di SPBU Shell yang mengalami kenaikan hampir Rp1.000 per liter mulai 1 Februari 2022 lalu.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Rekomendasi
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Berita Terkini
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Infografis
Benarkah Kurang Tidur...
Benarkah Kurang Tidur Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved