Pemasok Wilmar Berkomitmen Suplai CPO sesuai Harga DMO
Senin, 14 Februari 2022 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Wilmar Laporkan Kasus Dugaan Penipuan ke Bareskrim Polri)
“Masyarakat juga harus bekerjasama agar tidak melakukan panic buying karena pemerintah sedang berusaha memenuhi ketersediaan minyak goreng, dan kami akan mendukung sepenuhnya dengan mengucurkan 4 juta liter per hari, sehingga sebentar lagi minyak goreng akan tersedia dalam jumlah cukup banyak,” tutur Thomas.
Direktur PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Johan Puspowidjono mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab perusahaan untuk memberikan kontribusi konkrit terhadap masalah yang sedang dihadapi masyarakat. Saat ini, PT BGA adalah pemasok pertama dan terbesar program DMO CPO Rp9.300 per kg kepada Wilmar. “Kami ingin berpartisipasi dalam penyediaan minyak goreng dengan harga terjangkau,” kata dia.
(Baca juga:Wilmar Bersama Polda Banten Gelar Vaksinasi untuk Masyarakat)
Direktur PT Union Sampoerna Djohanis Hardjo dan Direktur PT Dharma Satya Nusantara Tbk T. Arifin juga menyampaikan hal senada bahwa sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk menyukseskan program pemerintah.
“Masyarakat juga harus bekerjasama agar tidak melakukan panic buying karena pemerintah sedang berusaha memenuhi ketersediaan minyak goreng, dan kami akan mendukung sepenuhnya dengan mengucurkan 4 juta liter per hari, sehingga sebentar lagi minyak goreng akan tersedia dalam jumlah cukup banyak,” tutur Thomas.
Direktur PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Johan Puspowidjono mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab perusahaan untuk memberikan kontribusi konkrit terhadap masalah yang sedang dihadapi masyarakat. Saat ini, PT BGA adalah pemasok pertama dan terbesar program DMO CPO Rp9.300 per kg kepada Wilmar. “Kami ingin berpartisipasi dalam penyediaan minyak goreng dengan harga terjangkau,” kata dia.
(Baca juga:Wilmar Bersama Polda Banten Gelar Vaksinasi untuk Masyarakat)
Direktur PT Union Sampoerna Djohanis Hardjo dan Direktur PT Dharma Satya Nusantara Tbk T. Arifin juga menyampaikan hal senada bahwa sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk menyukseskan program pemerintah.
Lihat Juga :