Indonesia Tambah Utang Lagi, ADB Beri Pinjaman Rp2,13 Triliun

Rabu, 16 Februari 2022 - 12:26 WIB
loading...
Indonesia Tambah Utang...
Pemerintah Indonesia kembali diberikan pinjaman dari ADB untuk pemulihan ekonomi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) telah menyetujui pinjaman USD150 juta atau setara Rp2,13 triliun untuk mendukung fasilitas yang bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia dari pandemi Covid-19 dan mengkatalisasi dana publik dan swasta untuk mendukung proyek infrastruktur hijau dan bankable untuk membantu negara guna mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Berdsaarkan laporan, Sustainable Development Goals Indonesia One–Green Finance Facility (SIO-GFF), yang pertama dari jenisnya di Asia Tenggara, bertujuan untuk membiayai setidaknya 10 proyek, dengan setidaknya 70% dari pembiayaan mendukung infrastruktur hijau dan sisanya mendukung SDGs. Fasilitas tersebut akan merancang proyek-proyek yang bankable untuk menarik dana guna melengkapi pengeluaran publik, termasuk dari sumber swasta, institusi, dan komersial.

"SIO-GFF bertujuan untuk mengkatalisasi hingga 8 kali lipat dari dana yang diinvestasikan untuk mendukung infrastruktur ramah iklim dan membantu Indonesia membuat kemajuan menuju SDGs," kata Kepala Unit Keuangan Hijau dan Inovatif ADB untuk Asia Tenggara dan Country Director untuk Thailand Anouj Mehta dalam keterangan resminya pada Rabu (16/2/2022).

Baca Juga: Indonesia Dorong Forum G20 Restrukturisasi Utang Negara-negara Miskin

Dia mengatakan pinjaman tersebut akan mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan mempercepat pemulihan negara dari pandemi Covid-19 dengan memadati modal dan menciptakan lapangan kerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.658 Triliun di Kuartal I-2026
Tere Liye: Suara Lugas...
Tere Liye: Suara Lugas di Tengah Normalisasi Utang Pemerintah
15 Negara yang Warganya...
15 Negara yang Warganya Paling Banyak Memiliki Utang, Indonesia Peringkat Berapa?
8 Negara dengan Utang...
8 Negara dengan Utang Tertinggi, Nomor 1 di Luar Perkiraan
Rekomendasi
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved