Mendag Lutfi Sedang Selidiki Dugaan Kartel Minyak Goreng, Telat?
Selasa, 22 Februari 2022 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Dari pemeriksaan tersebut, pihaknya menemukan masalah karena ada kebingungan untuk menjual minyak goreng. Lantaran, minyak tersebut dipasok dengan harga tinggi.
"Jadi ada dua permasalahan yang mereka katakan satu karena kebingungan mau jual di harga berapa. Karena sempat juga mereka beli di Rp17.000 -18.000 kalau disuruh jual Rp14.000 mereka ketakutan rugi," terangnya.
Kendati demikian, Mendag Lufti menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas jika hal tersebut terbukti penimbunan. "Tapi kalau ini penimbunan untuk mendapatkan keuntungan sesaat kita akan tindak secara tegas," tukasnya.
Baca juga: Emansipasi Perempuan Arab Saudi yang Tidak Pernah Dirasakan Sebelumnya
Beberapa waktu lalu, isu dugaan kartel sudah diembuskan oleh sejumlah pihak, di antaranya YLKI dan KPPU. Waktu itu Kemendag kerap membantah isu kartel dan baru kali ini meresponsnya. Telat?
"Jadi ada dua permasalahan yang mereka katakan satu karena kebingungan mau jual di harga berapa. Karena sempat juga mereka beli di Rp17.000 -18.000 kalau disuruh jual Rp14.000 mereka ketakutan rugi," terangnya.
Kendati demikian, Mendag Lufti menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas jika hal tersebut terbukti penimbunan. "Tapi kalau ini penimbunan untuk mendapatkan keuntungan sesaat kita akan tindak secara tegas," tukasnya.
Baca juga: Emansipasi Perempuan Arab Saudi yang Tidak Pernah Dirasakan Sebelumnya
Beberapa waktu lalu, isu dugaan kartel sudah diembuskan oleh sejumlah pihak, di antaranya YLKI dan KPPU. Waktu itu Kemendag kerap membantah isu kartel dan baru kali ini meresponsnya. Telat?
(uka)
Lihat Juga :