Mau Jadi Eksportir di Usia Muda? Ini Strategi Jitunya

Kamis, 24 Februari 2022 - 13:00 WIB
loading...
Mau Jadi Eksportir di...
Medsos bisa menjadi andalan untuk menembus pasar ekspor. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki potensi ekspor yang masih sangat besar. Potensi itu tecermin dari data Kementerian Perdagangan selama Januari-Desember 2021, saat capaian ekspor Indonesia mencapai USD231,54 miliar atau Rp3.315,42 triliun naik 41,88% dibanding periode yang sama pada 2020.

Baca juga: Geliat Aktivitas Ekspor Impor Dongkrak Penerimaan Negara

Eksportir sekaligus Brand Owner Smitten by Pattern, Laras Anggraini, mengungkapkan, potensi ekspor ini tentu saja akan menjadi kesempatan sekaligus peluang bisnis yang panjang bagi anak muda Indonesia. Apalagi, kata Laras, saat ini upaya pemasaran produk dapat efektif dilakukan melalui pemanfaatan media sosial.

"Smitten by Pattern salah satu brand yang lahir dan besar dari media sosial. Kami memanfaatkan semua media sosial untuk menembus pasar internasional," ungkap Laras, Dalam GueMuda Webinar Series bertajuk "Muda, Sukses, Mendunia: Export Opportunity for Young Entrepreneur", dikutip, Kamis (24/2/2022).

Laras bercerita, Smitten by Pattern merupakan produsen aksesoris, pakaian, hingga perabotan rumah yang awalnya hanya berfokus pada keunikan produk. Setelah riset yang cukup, ia menyadari bahwa brand mereka memiliki peluang untuk menembus pasar di negara lain.

Tanpa menunggu waktu yang lama, Laras pun menjalankan strategi pemasaran melalui media sosial dengan menggunakan konten berbahasa Inggris, mengikuti isu-isu yang relevan untuk audiens internasional, serta memasang iklan yang spesifik ke negara-negara potensial.

Ia juga menjalin kerja sama dengan influencer atau brand ambassador lain di luar negeri demi membuka jalan produknya ke pasar internasional sebagai bentuk strategi pemasaran.



"Jadi follower kami dari Singapura ternyata lebih banyak dari Bekasi, Depok, dan Bandung. Ini menandakan seberapa besar kesempatan yang bisa dikembangkan dari brand lokal," kata Laras.

Pada kesempatan yang sama, eksportir yang juga Founder AVA Natural, Regina Vianney Ayudya, mengakui ada ketakutan saat dirinya memulai bisnis ekspor mulai dari modal, cara pemasaran, hingga hal-hal detail yang harus belum ia ketahui.

Namun akhirnya, Regina menemukan formula yang tepat sampai akhirnya dia bertahan menjalani bisnis ekspor selama tujuh tahun terakhir ini.

"Saya mau challenge diri sendiri. Masa iya produk Indonesia enggak bisa diterima oleh market luar negeri," terangnya.

AVA Natural merupakan brand yang berfokus pada produk body care, home living, dan antibakterial. Jika merunut strategi ekspornya, langkah awal Regina dimulai dengan proaktif mengetahui proses yang diperlukan untuk ekspor, riset tentang produk yang dibutuhkan pasar internasional, dan menjaga kualitas produk seketat mungkin.

Regina menyarankan, untuk mereka yang ingin ekspor setidaknya harus proaktif mencari informasi terkait di situs Kementerian Perdagangan. Sementara untuk poin kedua dan keempat bisa dilakukan dengan riset sebanyak mungkin, hingga tahu kebutuhan dan standar kualitas yang harus dicapai oleh produk kita.

Baca juga: Brigjen Junior Tumilaar Minta Pengampunan, Begini Respons TNI AD

Yang tidak kalah penting, katanya, adalah membangun jaringan agar semua usaha membangun bisnis ekspor bisa memperoleh akselerasi.

"Our network is our net worth. Bergabung dengan organisasi-organisasi pengusaha sangat membantu menjalankan usaha terutama untuk bisnis ekspor," tutup Regina.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Tips MotionTrade: Waktu...
Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Generasi Emas Intitute...
Generasi Emas Intitute Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
Rekomendasi
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Kebakaran di Dekat Pasar...
Kebakaran di Dekat Pasar Kebayoran Lama, 185 Personel Damkar Dikerahkan
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
Berita Terkini
5 Data Ini Perlihatkan...
5 Data Ini Perlihatkan Bagaimana Tarif Impor Terbaru Trump Berdampak ke Ekonomi
Cegah Likuidasi Paksa,...
Cegah Likuidasi Paksa, Tes Insolvensi Ganda Mendesak Diterapkan dalam UU Kepailitan
Catcrs Bangun Ekosistem...
Catcrs Bangun Ekosistem Layanan Aset Kripto yang Komprehensif, Ini yang Dilakukan
Purbaya Diterpa Kabar...
Purbaya Diterpa Kabar Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI: Saya Mah Isu Abadi
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
Konsep Green Living...
Konsep Green Living Kian Diminati, Hunian Berlingkungan Hijau Jadi Incaran
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved