Tiga Bank Rusia Acuhkan Sanksi dari Amerika Serikat
Jum'at, 25 Februari 2022 - 14:25 WIB
loading...
Bank terbesar Rusia, Sberbank, mengabaikan dampak sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS). Foto/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Tiga bank Rusia, termasuk bank terbesar di negara itu, Sberbank mengabaikan dampak sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat (AS) setelah Rusia meluncurkan operasi militer ke Ukraina. Bank-bank tersebut menyatakan terus beroperasi secara normal.
Departemen Keuangan AS pada hari Kamis (24/2) menyatakan bahwa bank-bank AS harus memutuskan hubungan perbankan mereka dengan Sberbank dalam waktu 30 hari. Di tempat lain, Inggris juga akan memberlakukan pembekuan aset terhadap semua bank besar Rusia.
Baca Juga: Rusia Ukraina Membara, Harga Minyak Mentah Bergolak di Level USD101 per Barel
Sementara, bank sentral Rusia mengatakan akan memberikan dukungan apa pun yang diperlukan bagi bank-bank yang terkena sanksi. Bank sentral Rusia juga siap menggunakan alat tambahan untuk menjaga stabilitas bank-bank tersebut dan melindungi kliennya.
Mengutip Reuters, Jumat (25/2/2022), Sberbank menyatakan sedang mempelajari implikasi dari sanksi yang diterapkan oleh AS dan sekutunya. Sejauh ini, bank itu tidak ada menerapkan batasan pada penarikan atau penyetoran rubel dan mata uang asing.
Departemen Keuangan AS pada hari Kamis (24/2) menyatakan bahwa bank-bank AS harus memutuskan hubungan perbankan mereka dengan Sberbank dalam waktu 30 hari. Di tempat lain, Inggris juga akan memberlakukan pembekuan aset terhadap semua bank besar Rusia.
Baca Juga: Rusia Ukraina Membara, Harga Minyak Mentah Bergolak di Level USD101 per Barel
Sementara, bank sentral Rusia mengatakan akan memberikan dukungan apa pun yang diperlukan bagi bank-bank yang terkena sanksi. Bank sentral Rusia juga siap menggunakan alat tambahan untuk menjaga stabilitas bank-bank tersebut dan melindungi kliennya.
Mengutip Reuters, Jumat (25/2/2022), Sberbank menyatakan sedang mempelajari implikasi dari sanksi yang diterapkan oleh AS dan sekutunya. Sejauh ini, bank itu tidak ada menerapkan batasan pada penarikan atau penyetoran rubel dan mata uang asing.
Lihat Juga :