Luhut Sebut Indonesia Bisa Jadi Top Five Eksportir Produk Perikanan Dunia

Jum'at, 25 Februari 2022 - 19:23 WIB
loading...
Luhut Sebut Indonesia...
Menko Luhut saat mengunjungi tambak udang di Bali. Foto/KemenkoMarves
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi area pengembangan tambak udang model supra intensif yang menggunakan teknologi oxybam, Jumat (25/2/2022). Tambak yang menjadi program percontohan ini berlokasi di Kampung Bahari Nusantara di Jembrana, Bali.

Baca juga: Menko Luhut: Pemerintah Berupaya Kembangkan Industri Manufaktur Baterai Berskala Besar

Menko Luhut mengatakan kehadiran tambak ini bisa mendorong perkembangan ekonomi daerah, khususnya Bali. Sekaligus juga membantu target-target pemerintah di sektor perikanan dan perudangan.

“Dengan areal tambak ini, produksi tahun 2024 sebesar 2 juta ton, dan nilai ekspor udang yang ditargetkan mencapai sebesar USD4,3 miliar. Saya sungguh berharap agar program ini bisa sustain sehingga berkontribusi untuk pemberdayaan masyarakat pesisir dan pertumbuhan ekonomi di daerah,” kata Menko Luhut dalam akun instagram resmi, Jumat (25/2/2022).

Menko Luhut mengatakan sektor usaha mengalami kontraksi di masa pandemi ini, justru sektor perikanan menunjukkan pertumbuhan yang positif sebesar 5,45% dari tahun 2020. Luhut juga meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan terus mendorong sektor perikanan dikelola seoptimal mungkin sebagai sumber devisa, lapangan kerja, dan sumber pangan masyarakat dan industri olahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Dukung Giant Sea Wall,...
Dukung Giant Sea Wall, Kemendiktisaintek Akan Bentuk Satgas Khusus
KKP Gandeng Masyarakat...
KKP Gandeng Masyarakat Pesisir Lindungi Ekosistem Laut
Rekomendasi
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved