3 Miliarder Rusia Jadi Sasaran Sanksi Atas Invasi ke Ukraina, Ini Sosoknya

Sabtu, 26 Februari 2022 - 23:12 WIB
loading...
3 Miliarder Rusia Jadi...
Tiga orang terkaya Rusia menjadi sasaran sanksi dari Inggris, sebagai tanggapan atas invasi terhadap Ukraina. Berikut profil singkat sosoknya. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Tiga orang terkaya Rusia menjadi sasaran sanksi dari Inggris, sebagai tanggapan atas invasi terhadap Ukraina . Berikut adalah melihat miliarder yang bakal menghadapi pembekuan aset, larangan perjalanan Inggris dan pembatasan perdagangan.

1. Gennady Timchenko

Timchenko yang berusia 69 tahun mengendalikan Volga Group, sebuah perusahaan investasi yang berbasis di Rusia. Beberapa sektor yang digelutinya yakni bisnis energi, transportasi dan konstruksi.

Baca Juga: Miliarder Rusia Kehilangan Rp559,2 Triliun dalam Satu Hari Saat Serangan ke Ukraina Dimulai

Kepemilikan terbesarnya termasuk saham utama dalam produsen gas alam yang diperdagangkan secara publik yakni Novatek dan produsen bahan kimia, Sibur. Dia menjual saham di perusahaan perdagangan minyak, Gunvor Group menjelang menghadapi sanksi AS atas aneksasi Krimea oleh Rusia pada 2014.

3 Miliarder Rusia Jadi Sasaran Sanksi Atas Invasi ke Ukraina, Ini Sosoknya


Putra seorang perwira militer Soviet, Timchenko bertemu dan berteman dengan Vladimir Putin di St. Petersburg pada awal 1990-an. Putin akhirnya menjadi ketua klub judo yang didirikan Timchenko dan sekarang menjadi presiden Federasi Rusia.

Timchenko sendiri tercatat memiliki kekayaan bersih sekitar USD16 miliar atau setara Rp229,9 triliun (Kurs Rp14.369 per USD), menurut Bloomberg Billionaires Index.

2. Boris Rotenberg

Rotenberg yang menginjak usia 65 tahun, mendirikan perusahaan konstruksi pipa gas Stroygazmontazh bersama kakaknya, Arkady dan membangun menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia yakni Gazprom yang dikendalikan negara. Dia menjual sahamnya pada tahun 2014 kepada Arkady ketika kedua bersaudara itu juga terkena sanksi AS atas invasi Rusia ke Krimea.

3 Miliarder Rusia Jadi Sasaran Sanksi Atas Invasi ke Ukraina, Ini Sosoknya


Dia juga memiliki saham di SMP Bank, yang juga diberi sanksi. Boris Rotenberg mempunyai kekayaan bersih sekitar USD1 miliar, menurut indeks kekayaan Bloomberg, sementara Arkady bernilai USD2,1 miliar.

3. Igor Rotenberg

Putra paling tua Arkady, Igor (48 tahun) saat ini memegang saham di perusahaan pengeboran Gazprom Bureniye dan operator sistem tol, Platon. Ayahnya, yang mulai berlatih judo dengan Putin ketika mereka berdua remaja, menjual Stroygazmontazh pada 2019 dengan harga sekitar USD1,3 miliar.

3 Miliarder Rusia Jadi Sasaran Sanksi Atas Invasi ke Ukraina, Ini Sosoknya


Bahkan sebelum Inggris mengumumkan sanksi terhadap keluarga Rotenberg dan Timchenko serta memberlakukan pembatasan pada lima bank, orang super kaya Rusia ini sudah terpengaruh secara finansial dari situasi di Ukraina.

Baca Juga: Pemerintah Bersiap Evakuasi 153 WNI di Ukraina ke Polandia atau Rumania

Miliarder Rusia yang masuk dalam daftar 500 orang dengan kekayaan terbesar di dunia telah kehilangan USD35 miliar untuk secara total kekayaan gabungan tahun ini. Dimana Timchenko menyumbang hampir seperlima dari keseluruhan, menurut indeks Bloomberg.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Rekomendasi
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved