Kementerian Perdagangan Optimis Pasar Ekspor Sawit Masih Positif
Senin, 15 Juni 2020 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Jerry, kinerja ekspor di beberapa pasar utama sawit pada periode Januari-April 2020 cukup bervariasi terutama di negara India, China, Pakistan, dan Belanda. Ekspor sawit ke India masih menunjukkan peningkatan baik secara nilai sebesar 55,3% maupun volume sebesar 11,2%.
Begitu pula ekspor CPO dan turunannya ke Pakistan juga mengalami pertumbuhan nilai yang besar yaitu 22,3%, meskipun secara volume turun -3,0%.
"Namun pasar utama lain, ini juga yang harus kita waspadai seperti China dan Belanda itu turunnya cukup signifikan. Ekspor sawit ke China secara volume turun 54,3% dan secara nilai turun 48,5% secara yoy. Begitu pula ekspor sawit ke Belanda volumenya turun minus 27,9% dan nilainya juga turun 9,3%," paparnya.
Kinerja ekspor produk utama sawit, yaitu RBD Palm Olein mengalami tekanan. Ekspor RBD Palm Olein anjlok cukup dalam para periode Januari-April 2020 (yoy), khususnya secara volume dengan penurunan -28,8% atau turun dari 4,01 juta ton menjadi 2,85 juta ton. Sementara itu, nilai ekspor RBD PO turun -9,2% atau turun dari USD2,15 miliar menjadi USD1,95 miliar.
"Sedangkan produk sawit yaitu CPO menunjukkan kinerja yang cukup baik. Pada periode Januari-April 2020, terjadi peningkatan ekspor baik secara volume maupun nilai ekspor," jelas Jerry.
Begitu pula ekspor CPO dan turunannya ke Pakistan juga mengalami pertumbuhan nilai yang besar yaitu 22,3%, meskipun secara volume turun -3,0%.
"Namun pasar utama lain, ini juga yang harus kita waspadai seperti China dan Belanda itu turunnya cukup signifikan. Ekspor sawit ke China secara volume turun 54,3% dan secara nilai turun 48,5% secara yoy. Begitu pula ekspor sawit ke Belanda volumenya turun minus 27,9% dan nilainya juga turun 9,3%," paparnya.
Kinerja ekspor produk utama sawit, yaitu RBD Palm Olein mengalami tekanan. Ekspor RBD Palm Olein anjlok cukup dalam para periode Januari-April 2020 (yoy), khususnya secara volume dengan penurunan -28,8% atau turun dari 4,01 juta ton menjadi 2,85 juta ton. Sementara itu, nilai ekspor RBD PO turun -9,2% atau turun dari USD2,15 miliar menjadi USD1,95 miliar.
"Sedangkan produk sawit yaitu CPO menunjukkan kinerja yang cukup baik. Pada periode Januari-April 2020, terjadi peningkatan ekspor baik secara volume maupun nilai ekspor," jelas Jerry.
Lihat Juga :