Selalu Rugi! Nasib BUMN Kereta Api AS Harus Jadi Cermin Kereta Cepat Indonesia

Minggu, 06 Maret 2022 - 17:17 WIB
loading...
Selalu Rugi! Nasib BUMN...
BUMN kereta api AS selalu merugi. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Nasib Amtrax, sebuah BUMN kereta api Amerika Serikat, masih saja berkubang dalam masalah keuangan. Penyebabnya harga tiket yang dijual terbilang mahal, ditambah lagi kalah bersaing dengan moda transportasi lain.

Baca juga: Libur Nyepi, 8.761 Penumpang Kereta Tinggalkan Jakarta

Dikutip dari Business Insider.com, sejak berdiri pada tahun 1971, Amtrax selalu dibelit kerugian. Tahun 2017 lalu, kerugiannya mencapai USD194 juta atau sekitar Rp2,8 triliun.

Amtrax adalah satu-satunya layan kereta api yang beroperasi di seluruh daratan Amerika Serikat, dengan tujuan sekitar 500 lokasi. Dengan harga tiket yang mahal, Amtrax menjadi mode transportasi yang kurang layak. Bahkan, menggunakan kereta Amtrax dari NeW York City ke Boston harganya lebih mahal dibanding dengan pesawat terbang.

Anehnya itu terjadi di Amerika Serikat, negara yang notabene mampu menghasilkan taipan miliarder kereta api. Publik menjadi bertanya-tanya mengapa Amerika memiliki sistem layanan kereta api yang mahal dan tak efisien?

Amtrax memiliki sejarah panjang ketidakstabilan keuangan sejak pembentukannya. Layanan kereta penumpang biasanya dimiliki perusahaan swasta yang juga mengoperasikan kereta barang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Rekomendasi
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Infografis
7 Gunung Indonesia yang...
7 Gunung Indonesia yang Namanya Diabadikan untuk Kereta Api
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved