Visa dan Mastercard Stop Beroperasi di Rusia Imbas Invasi Ukraina

Senin, 07 Maret 2022 - 11:55 WIB
loading...
A A A
Susannah Streeter, analis pasar senior di Hargreaves Lansdown menerangkan, bahwa langkah itu terjadi setelah pemutusan bank-bank Rusia dari sistem pembayaran internasional Swift dan penurunan dramatis rubel.

"Nasabah bank di Rusia mungkin dapat terus menggunakan kartu sampai durasi kedaluwarsa berakhir, tetapi boikot membuat orang Rusia di luar negeri akan menghadapi pembayaran mereka ditolak," katanya.

Baca Juga: Di Lokasi Rahasia, Menkeu Ukraina Ajak Negara Barat Ramai-ramai Gempur Ekonomi Rusia

Dia menambahkan, bahwa UnionPay China kemungkinan akan menjadi ' sistem pembayaran pilihan' alternatif bagi bank-bank Rusia karena sudah diterima di seluruh dunia, meskipun tidak seluas Visa dan Mastercard.

"Tapi hal itu akan memakan waktu yang sangat panjang untuk mengeluarkan kembali jutaan kartu, dan akan menambah gejolak keuangan di negara ini," jelasnya.

Aksi raksasa pembayaran tersebut dilakukan di tengah meluasnya reaksi keras yang dimbil perusahaan dunia terhadap tindakan Rusia di Ukraina. Pemilik Inditex Zara dan rumah mode Prancis LVMH, Kering dan Chanel semuanya mengatakan, dalam beberapa hari terakhir mereka akan menghentikan penjualan secara sementara di Rusia.

PayPal juga mengatakan, pada hari Sabtu bahwa mereka telah menutup layanan di Rusia tetapi akan mendukung penarikan "untuk jangka waktu tertentu".

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Urals Rusia Cetak Rekor Tertinggi sejak 2023
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Rekomendasi
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Sarwendah Minta Maaf...
Sarwendah Minta Maaf usai Video Kontroversial Viral, Akui Ucapannya Kurang Tepat
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved