Bos Garuda Indonesia Girang Harga Tiket Pesawat Boleh Naik

Selasa, 16 Juni 2020 - 13:47 WIB
loading...
Bos Garuda Indonesia...
PT Garuda Indonesia Tbk menyambut baik adanya kenaikan harga tiket pesawat di tengah tekanan berat akibat pandemi Covid-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk menyambut baik adanya kenaikan harga tiket pesawat di tengah tekanan berat akibat pandemi Covid-19. Seperti diketahui pemerintah telah memberikan lampu hijau pada maskapai penerbangan untuk menaikkan harga tiket pesawat hingga menyentuh tarif batas atas (TBA).

"Kalau pemerintah mempersilahkan naik harga tiket, wah senang sekali kalo membolehkan. Kami maunya naik, tapi kita menyadari hal ini untuk bertahan. Kita tahu dirilah," ujar Direktur Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di Jakarta, Selasa (16/6/2020).

(Baca Juga: Maskapai Dapat Lampu Hijau Naikkan Harga Tiket Pesawat )

Terkait dengan kebaikan kenaikan harga tiket pesawat, Irfan mengakui pihaknya masih perlu menyesuaikan dengan kondisi masyarakat saat ini. Pasalnya jika tiket pesawat naik tapi penumpang sedikit akan cukup merugikan maskapai.

"Tapi kan kita juga mesti menyadari, masyarakat ini semua nggak ada yang turun," katanya.

(Baca Juga: Tarif Transportasi Mendesak Ditata Ulang )

Menurutnya, jika kondisi masyarakat sudah memungkinkan dengan harga tiket yang naik, tentunya Garuda dengan senang hati menaikkan harga. "Kalau pemerintah dan masyarakat sepakat bolehkan, kita naikin sedikitlah tarifnya. Ya kita akan naikin," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Strategi Tepat Mengelola...
Strategi Tepat Mengelola Pemesanan Tiket Pesawat Perjalanan Bisnis
Dukung Produktivitas...
Dukung Produktivitas Bisnis dengan Pengelolaan Perjalanan yang Lebih Mudah
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Rekomendasi
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved