Barat Bentuk Gugus Tugas Buru Harta Karun Oligarki Rusia

Kamis, 17 Maret 2022 - 13:30 WIB
loading...
Barat Bentuk Gugus Tugas...
Negara-negara Barat membentuk gugus tugas khusus untuk memburu aset-aset para oligarki Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Departemen Kehakiman dan Keuangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan pada hari Rabu (16/3) bahwa negara-negara Barat telah meluncurkan "Satuan Tugas Oligarki Rusia Multilateral". Satuan tugas itu akan memburu aset-aset para oligarki Rusia di seluruh dunia.

Baca Juga: Putin Ancam Barat dan Oligarki Pengkhianat: Rusia Akan Muntahkan Mereka seperti Hama!

Menurut pernyataan Departemen Keuangan, Australia, Kanada, Komisi Eropa, Jerman, Italia, Prancis, Jepang, Inggris, dan AS semuanya sepakat untuk meningkatkan kerja sama sebagai bagian dari sanksi anti-Rusia mereka.

Mereka akan mengumpulkan dan berbagi informasi untuk mengambil tindakan nyata, seperti pembekuan aset, penyitaan aset perdata dan pidana, dan penuntutan pidana.

Pernyataan itu menyebutkan, kerja sama antara pemerintah AS dan para mitra asingnya itu telah membuahkan keberhasilan penting. Dalam tiga minggu terakhir saja, sejumlah kapal mewah yang dikendalikan oleh individu dan entitas yang terkena sanksi berhasil disita. Secara kolektif, kapal-kapal itu diperkirakan bernilai ratusan juta dolar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Rekomendasi
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Berita Terkini
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved