PGN Akan Bangun 240.000 Jargas Rumah Tangga dari Jakarta sampai Cirebon
Kamis, 17 Maret 2022 - 18:06 WIB
loading...
Instalasi jaringan gas rumah tangga di komplek perumahan. FOTO/dok.PGN
A
A
A
JAKARTA - Subholding gas Pertamina menargetkan pembangunan jaringan gas rumah tangga sebanyak 240.000 di wilayah Jabodetabek, Karawang, Cilegon, dan Cirebon. PGN tahun ini khususnya di DKI Jakarta akan membangun kurang lebih 92.000 Sambungan Rumah Tangga (SR) melalui skema investasi internal.
"Pelanggan eksisting di DKI Jakarta sebanyak 30.491 SR. Penambahan jumlah jargas rumah tangga DKI Jakarta dilakukan semakin massif setiap tahunnya. Tahun 2021 dilakukan penambahan sampai dengan 100 persen dan selanjutnya akan dilakukan rencana penambahan dengan jumlah yang lebih besar di periode 2022," ujar Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz Faris, di Jakarta, Kamis (17/3/2022).
Baca Juga: PGN Cetak Laba Bersih Rp4,3 Triliun di 2021
Menurut Faris PGN juga merencanakan membangun 62.000 SR melalui skema kerja sama dengan mitra, sehingga total Jargas DKI pada 2022 mencapai 154 ribu SR. Dalam lima tahun ke depan DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah yang akan menjadi target utama pengembangan jargas rumah tangga.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar mengungkapkan tiga strategi dalam meningkatkan pembangunan jargas. Pertama, penetrasi, di mana akan menambah pelanggan baru di sekitar infrastruktur eksisting dan kedua pengembangan dengan menambah pelanggan baru melalui penambahan pipa induk dari infrastruktur eksisting.
"Lalu, yang ketiga beyond pipeline yaitu menambah pelanggan baru yang berada cukup jauh dari infrastruktur eksisting dengan menggunakan CNG/LNG," kata dia.
General Manager Sales Operation Region (SOR) 2 wilayah Jawa Bagian Barat PGN, Sonny Rahmawan Abdi mengatakan sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta diperlukan dalam rangka percepatan pembangunan jargas. "Sinergi tersebut meliputi penyelarasan program jargas dengan pengembangan fasilitas dan infrastruktur daerah yang ada," jelasnya.
"Pelanggan eksisting di DKI Jakarta sebanyak 30.491 SR. Penambahan jumlah jargas rumah tangga DKI Jakarta dilakukan semakin massif setiap tahunnya. Tahun 2021 dilakukan penambahan sampai dengan 100 persen dan selanjutnya akan dilakukan rencana penambahan dengan jumlah yang lebih besar di periode 2022," ujar Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz Faris, di Jakarta, Kamis (17/3/2022).
Baca Juga: PGN Cetak Laba Bersih Rp4,3 Triliun di 2021
Menurut Faris PGN juga merencanakan membangun 62.000 SR melalui skema kerja sama dengan mitra, sehingga total Jargas DKI pada 2022 mencapai 154 ribu SR. Dalam lima tahun ke depan DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah yang akan menjadi target utama pengembangan jargas rumah tangga.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar mengungkapkan tiga strategi dalam meningkatkan pembangunan jargas. Pertama, penetrasi, di mana akan menambah pelanggan baru di sekitar infrastruktur eksisting dan kedua pengembangan dengan menambah pelanggan baru melalui penambahan pipa induk dari infrastruktur eksisting.
"Lalu, yang ketiga beyond pipeline yaitu menambah pelanggan baru yang berada cukup jauh dari infrastruktur eksisting dengan menggunakan CNG/LNG," kata dia.
General Manager Sales Operation Region (SOR) 2 wilayah Jawa Bagian Barat PGN, Sonny Rahmawan Abdi mengatakan sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta diperlukan dalam rangka percepatan pembangunan jargas. "Sinergi tersebut meliputi penyelarasan program jargas dengan pengembangan fasilitas dan infrastruktur daerah yang ada," jelasnya.
Lihat Juga :