Waspada, Seperti ini Dampak Pandemi Terhadap Industri Asuransi Umum

Rabu, 17 Juni 2020 - 09:05 WIB
loading...
A A A
AAIU juga mencatat loss rasio di kuartal pertama tahun ini sebesar 44,1%. Meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, 37,3%. Indikator-indikator inilah yang kemudian menjadi semacam peringatan dini, bahwa industri asuransi umum di tahun ini akan mengalami perlambatan hingga tutup tahun nanti.

Prediksi penurunan di industry asuransi umum tidak bisa dianggap kecil. Dari proyeksi yang dilkukan oleh Trinita Situmeang, didapatkan hasil, penurunan bisnis asuransi umum sebesar minus 15%. Itu merupakan proyeksi dengan kondisi skenario optimis. Proyeksi dengan skenario terburuk mencapai minus 30%.Trinita sendiri sangat berharap penuranan yang terjadi tidak mencapai 30%.

Sebagai gambaran di tahun 2019, total pendapatan premi perusahaan-perusahaan asuransi umum mencapai 79,71 triliun, atau tumbuh 14,41%. Jika tahun ini memang terjadi penurunan seperti yang diproyeksikan oleh AAUI, maka pendapatan premi asuransi umum hanya akan berkisar antara Rp67,75 triliun hingga Rp55,78 triliun.

Artinya wabah Corona membuat industri asuransi umum berpotensi kehilangan pendapatan premi di tahun ini hingga Rp 24 triliun. Jelas ini akan menjadi pukulan telak bagi industri asuransi umum.

Lalu antisipasi apa yang perlu dilakukan oleh perusahaan asuransi umum menghadapi kondisi seprerti ini? Hastanto Sri Margi Widodo mengatakan, efisieni jadi hal mutlak yang harus dilakukan. Salah satu caranya dalah dengan memindahkan kantor ke daerah dengan UMR (Upah Minimum Regional) yang lebih rendah.

Jauh sebelum pandemi,menurut Hastanto sudah ada beberapa perusahaan yang melakukan strategi ini. Hasilnya, biaya tenaga kerja lewat pemindahan operasional ke daerah dengan UMR rendah, cost employee mampu ditekan antara 4% hingga 8%.
Stimulus-stimulus ekonomi memang masih dibutuhkan saat ini. Stimulus itu memungkinkan sektor-sektor ekonomi lainnya bisa kembali bergerak. Perlambatan di indistri asuransi umum pun bisa ditekan, hingga sekecil mungkin.
(eko)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sabet MAIPARK Award...
Sabet MAIPARK Award 2026, BRI Insurance Komitmen Jaga Penguatan Manajemen Risiko
MNC Insurance - MHIB...
MNC Insurance - MHIB Jalin Kolaborasi Bidik Ekspansi Pasar Asuransi Umum
Jasaraharja Putera Perkuat...
Jasaraharja Putera Perkuat Posisi Market Leader, Suretyship Jadi Pilar Bisnis
Perkenalkan Layanan...
Perkenalkan Layanan Drone Survey, MSIG Indonesia Tingkatkan Manajemen Risiko
Ajang Memperkuat Pertumbuhan...
Ajang Memperkuat Pertumbuhan Industri Asuransi Nasional
Ajang Memperkuat Jejaring...
Ajang Memperkuat Jejaring dan Kemitraan Strategis di Industri Reasuransi
Bencana Hidrometeorologi...
Bencana Hidrometeorologi Landa Indonesia Sepanjang 2025, Klaim Asuransi Meningkat
Cara Klaim Asuransi...
Cara Klaim Asuransi Mobil dan Persyaratannya, Wajib Tahu!
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, PM Singapura Diizinkan Kembali Bekerja
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved