APBN Punya Penyakit Dalam, Ekonom Didik Rachbini Sebut Indonesia Mujur Disayang Tuhan
Kamis, 24 Maret 2022 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Belum lagi rasio utang Indonesia di tahun 2021 adalah sebesar 41% terhadap PDB. Utang ini membengkak akibat pandemi COVID-19.
"Sebelumnya DPR dan pemerintah di tahun 2020 ketok palu utang sekitar Rp640 triliun, kemudian dengan alasan COVID-19, rentenir-rentenir mengerubung, ditingkatkan utangnya jadi Rp1.220 triliun, lalu macam-macam tambahan sehingga realisasi Rp1.500 triliun, kemudian bertambah lagi. Apa artinya? Itu kritik saya," tandas Didik.
Baca Juga: Pandemi dan Perang Ganggu APBN, Jokowi: Tambah Pusing Kita Semuanya
Sebagai informasi, realisasi pendapatan negara hingga 31 Desember 2021 mampu tumbuh Rp2.003,1 triliun atau 114,9% dari target APBN 2021 yang sebesar Rp1.743,6 triliun. Capaian tersebut tumbuh 21,6 persen lebih tinggi dibandingkan APBN tahun 2020 yang sebesar Rp1.647,8 triliun.
Rinciannya, penerimaan pajak telah mencapai Rp1.277,5 triliun atau 103,9% dari target APBN 2021 yang sebesar Rp1.229,6 triliun. Capaian ini tumbuh 19,2% dari penerimaan pajak tahun 2020 lalu yang sebesar Rp1.072,1 triliun akibat terpukul pandemi Covid-19.
"Sebelumnya DPR dan pemerintah di tahun 2020 ketok palu utang sekitar Rp640 triliun, kemudian dengan alasan COVID-19, rentenir-rentenir mengerubung, ditingkatkan utangnya jadi Rp1.220 triliun, lalu macam-macam tambahan sehingga realisasi Rp1.500 triliun, kemudian bertambah lagi. Apa artinya? Itu kritik saya," tandas Didik.
Baca Juga: Pandemi dan Perang Ganggu APBN, Jokowi: Tambah Pusing Kita Semuanya
Sebagai informasi, realisasi pendapatan negara hingga 31 Desember 2021 mampu tumbuh Rp2.003,1 triliun atau 114,9% dari target APBN 2021 yang sebesar Rp1.743,6 triliun. Capaian tersebut tumbuh 21,6 persen lebih tinggi dibandingkan APBN tahun 2020 yang sebesar Rp1.647,8 triliun.
Rinciannya, penerimaan pajak telah mencapai Rp1.277,5 triliun atau 103,9% dari target APBN 2021 yang sebesar Rp1.229,6 triliun. Capaian ini tumbuh 19,2% dari penerimaan pajak tahun 2020 lalu yang sebesar Rp1.072,1 triliun akibat terpukul pandemi Covid-19.
Lihat Juga :