3 Negara yang Ketergantungan Gas Alam Rusia tapi Memusuhinya Akibat Invasi ke Ukraina
Senin, 28 Maret 2022 - 12:45 WIB
loading...
Sejumlah negara di Eropa sangat tergantung kepada pasokan gas alam Rusia. Ilustrasi Foto/pexels/marcin jozwiak
A
A
A
JAKARTA - Gas alam Rusia sangat dibutuhkan oleh negara-negara di dunia khususnya kawasan Eropa. Bahkan, Moskow memasok sekitar 40% kebutuhan gas alam negara-negara di Benua Biru.
Menyusul sanksi internasional atas invasi Rusia ke Ukraina, negara-negara di Eropa ikut melayangkan sanksi kepada Negeri Beruang Merah.
Mulai dari pembekuan aset dan bank Rusia, pemutusan kerja sama, hingga larangan terbang warga Rusia ke negara mereka.
Namun, dalam hal ini ada kekhawatiran dari beberapa negara Eropa mengenai balasan yang bisa dilakukan presiden Vladimir Putin dengan memberhentikan pasokan gas alamnya ke Eropa.
Baca juga: Jenderal Kyiv: Putin Ingin Membagi Ukraina Jadi Dua seperti Korea
Hal tersebut bisa memicu krisis energi di Eropa karena beberapa negara di kawasan ini sangat bergantung pada pasoakan gas alam Rusia.
Dihimpun dari berbagai sumber, Senin (28/3/2022), berikut beberapa negara yang sangat bergantung kepada gas alam Rusia, namun justru ikut memusuhinya karena invasi ke Ukraina:
1. Jerman
Rusia adalah pemasok utama gas alam ke Jerman. Dilansir dari Reuters, Jerman mengimpor sekitar 142 miliar meter kubik gas alam pada tahun 2021. Jumlah tersebut turun 6,4% dari tahun sebelumnya.
Kemudian, untuk penggunaan gas domestik pada tahun 2021 adalah sekitar 100 miliar meter kubik. Dalam hal ini, gas alam Rusia memuncaki impor Jerman per Desember 2021 pada porsi 32% dari pasokan gas Jerman.
Selanjutnya, diikuti oleh Norwegia yang memasok sebesar 20%, serta Belanda sebesar 12%. Data tersebut diambil dari Independent Commodity Intelligence Services (ICIS).
Jerman membutuhkan banyak gas alam karena tahun lalu pembakaran gas menyumbang 15,3% dari pembangkit listrik Jerman. Dalam hal ini, gas alam telah membuat setengah dari 41,5 juta rumah tangga tetap hangat di musim dingin.
Menyusul sanksi internasional atas invasi Rusia ke Ukraina, negara-negara di Eropa ikut melayangkan sanksi kepada Negeri Beruang Merah.
Mulai dari pembekuan aset dan bank Rusia, pemutusan kerja sama, hingga larangan terbang warga Rusia ke negara mereka.
Namun, dalam hal ini ada kekhawatiran dari beberapa negara Eropa mengenai balasan yang bisa dilakukan presiden Vladimir Putin dengan memberhentikan pasokan gas alamnya ke Eropa.
Baca juga: Jenderal Kyiv: Putin Ingin Membagi Ukraina Jadi Dua seperti Korea
Hal tersebut bisa memicu krisis energi di Eropa karena beberapa negara di kawasan ini sangat bergantung pada pasoakan gas alam Rusia.
Dihimpun dari berbagai sumber, Senin (28/3/2022), berikut beberapa negara yang sangat bergantung kepada gas alam Rusia, namun justru ikut memusuhinya karena invasi ke Ukraina:
1. Jerman
Rusia adalah pemasok utama gas alam ke Jerman. Dilansir dari Reuters, Jerman mengimpor sekitar 142 miliar meter kubik gas alam pada tahun 2021. Jumlah tersebut turun 6,4% dari tahun sebelumnya.
Kemudian, untuk penggunaan gas domestik pada tahun 2021 adalah sekitar 100 miliar meter kubik. Dalam hal ini, gas alam Rusia memuncaki impor Jerman per Desember 2021 pada porsi 32% dari pasokan gas Jerman.
Selanjutnya, diikuti oleh Norwegia yang memasok sebesar 20%, serta Belanda sebesar 12%. Data tersebut diambil dari Independent Commodity Intelligence Services (ICIS).
Jerman membutuhkan banyak gas alam karena tahun lalu pembakaran gas menyumbang 15,3% dari pembangkit listrik Jerman. Dalam hal ini, gas alam telah membuat setengah dari 41,5 juta rumah tangga tetap hangat di musim dingin.
Lihat Juga :