3 Negara yang Ketergantungan Gas Alam Rusia tapi Memusuhinya Akibat Invasi ke Ukraina

Senin, 28 Maret 2022 - 12:45 WIB
loading...
A A A
Sebelum munculnya konflik antara Rusia dan Ukraina yang menyebabkan Jerman ikut memberikan sanksi untuk Rusia, kedua negara memiliki ikatan kemitraan energi yang kuat selama beberapa dekade.

Pada 2021, sekitar 34% minyak mentah Jerman berasal dari Rusia dan sekitar 53% batu bara keras yang diterima pembangkit listrik dan pembuat baja Jerman juga diimpor dari negara yang sama.

Namun, setelah munculnya berbagai sanksi terhadap Rusia, Jerman menjadi salah satu negara yang turut memberikan sanksi. Jerman memberhentikan proses sertifikasi pipa gas Nord Stream 2. Proyek senilai USD11,6 miliar ini dimiliki oleh perusahaan gas Rusia bernama Gazprom.

Baca juga: Gazprom Rusia Menolak Pembelian Gas dengan Dolar AS, India Diminta Beralih ke Euro

2. Italia

Negara berikutnya yang bergantung pada gas alam Rusia adalah Italia. Negara yang terkenal dengan pizza dan spagetinya itu menjadi importir gas alam terbesar kedua di Eropa setelah Jerman. Italia mengimpor 90% pasokan gasnya, di mana 45% gas alam didatangkan dari Rusia.

Dilansir dari The Local it, tingginya kebutuhan gas alam Italia dikarenakan negara ini telah menghapus pembangkit batu bara pada tahun 2020-2021. Selain itu, tidak seperti Jerman dan Prancis, Italia tidak memiliki kemampuan tenaga nuklir.

Perdana Menteri Italia Mario Draghi khawatir dengan keadaan saat ini yang memungkinkan krisis pada sektor energi di Italia, karena bisa saja Rusia memberhentikan pasokan gas alamnya ke Eropa.

Kekhawatiran lainnya adalah Rusia bisa saja sengaja menciptakan kelangkaan gas alam di Eropa untuk menaikkan harganya di pasar energi Eropa.

Menyikapi hal tersebut, Draghi juga bermaksud untuk mengimpor gas alam dari negara lain selain Rusia, salah satunya Amerika Serikat (AS).

“Presiden Joe Biden telah menawarkan kesediaannya mendukung sekutu dengan lebih banyak persediaan gas alam, dan saya ingin berterima kasih karenanya,” ucap Draghi.

Sebelumnya, walaupun Italia sangat bergantung pada pasokan gas alam Rusia, mereka tetap mengikuti negara lain yang memberikan sanksi terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Rekomendasi
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Berita Terkini
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved