Tenang Umi! Stok Bahan Pangan Jelang Ramadhan Aman
Selasa, 29 Maret 2022 - 10:03 WIB
loading...
BPN jamin ketersediaan bahan pangan jelang Ramadhan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Badan Pangan Nasional menjamin ketersediaan barang pokok atau bahan pangan aman menjelang Ramadhan. Jadi masyarakat tak perlu gelisah ataupun khawatir adanya kelangkaan.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Ketersediaan 9 Bahan Pokok di Daerah Terus Dipantau
Kepala Pusat Ketersediaan Pangan dan Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Andriko Noto Susanto memaparkan, berdasarkan catatan, hingga Mei 2022 beras surplus 8,7 juta ton. Kemudian jagung surplus 3,2 juta ton dan juga kedelai.
"Prognosa kami hingga Mei 2022, kebutuhan pokok aman. Kedelai disupport oleh realisasi impor. Pada Januari-Februari 2022 ada 338.900 ton sudah terealisasi, tapi kita harapkan juga nanti rencana impor pada Maret-Mei 2022 sebesar 774.000 ton berjalan lancar. Kalau itu bisa dicapai, maka hingga Mei 2022 kita masih surplus 142.300 ton," jelas Andriko dalam diskusi virtual, Selasa (29/3/2022).
Kemudian, lanjut dia, bawang merah, surplus 92.000 ton dan bawang putih surplus 104.900 ton. Untuk jenis bawang putih, Andriko berharap rencana impor pada Maret hingga Mei 2022 sejumlah 145.000 ton dapat terealisasi dengan baik. Dengan begitu, stok di dalam negeri akan terus tercukupi.
Berikutnya, ia menerangkan bahwa cabai besar posisinya juga aman. Berdasarkan prognosa Badan Pangan Nasional, surplus 27.900 ton. Sementara cabai rawit surplus 40.383 ton.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Ketersediaan 9 Bahan Pokok di Daerah Terus Dipantau
Kepala Pusat Ketersediaan Pangan dan Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Andriko Noto Susanto memaparkan, berdasarkan catatan, hingga Mei 2022 beras surplus 8,7 juta ton. Kemudian jagung surplus 3,2 juta ton dan juga kedelai.
"Prognosa kami hingga Mei 2022, kebutuhan pokok aman. Kedelai disupport oleh realisasi impor. Pada Januari-Februari 2022 ada 338.900 ton sudah terealisasi, tapi kita harapkan juga nanti rencana impor pada Maret-Mei 2022 sebesar 774.000 ton berjalan lancar. Kalau itu bisa dicapai, maka hingga Mei 2022 kita masih surplus 142.300 ton," jelas Andriko dalam diskusi virtual, Selasa (29/3/2022).
Kemudian, lanjut dia, bawang merah, surplus 92.000 ton dan bawang putih surplus 104.900 ton. Untuk jenis bawang putih, Andriko berharap rencana impor pada Maret hingga Mei 2022 sejumlah 145.000 ton dapat terealisasi dengan baik. Dengan begitu, stok di dalam negeri akan terus tercukupi.
Berikutnya, ia menerangkan bahwa cabai besar posisinya juga aman. Berdasarkan prognosa Badan Pangan Nasional, surplus 27.900 ton. Sementara cabai rawit surplus 40.383 ton.
Lihat Juga :