G7 Tolak Pembayaran dalam Rubel, Rusia: Kami Tak Akan Pasok Gas Secara Gratis
Selasa, 29 Maret 2022 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Amerika Serikat mengatakan akan bekerja untuk memasok 15 bcm gas alam cair (LNG) ke Uni Eropa tahun ini. Baca selengkapnya. Tapi, kilang LNG AS berproduksi dengan kapasitas penuh dan para analis mengatakan sebagian besar tambahan gas AS yang dikirim ke Eropa harus berasal dari ekspor yang akan dikirim ke tempat lain.
Baca Juga: Putin Mulai Balas Dendam dengan Gas, 48 Negara Tak Bersahabat Ini Targetnya
Menurut kantor berita RIA, anggota parlemen Rusia Ivan Abramov mengatakan penolakan oleh G7 untuk membayar gas Rusia dalam rubel akan menyebabkan penghentian pasokan. Abramov duduk di komite kebijakan ekonomi Dewan Federasi, majelis tinggi parlemen Rusia.
Ketika ditanya tentang apa yang terjadi jika Rusia menghentikan pengiriman gas, Habeck mengatakan bahwa G7 siap untuk semua skenario dan tidak hanya sejak kemarin. Namun, UE dipastikan harus berjuang untuk mengganti semua ekspor gas Rusia dalam waktu singkat.
Pengiriman gas Rusia ke Eropa pada tiga rute pipa utama stabil pada hari Senin, dengan pipa Yamal-Eropa terus mengalir ke arah timur dari Jerman ke Polandia, data operator menunjukkan. Gazprom menyatakan bahwa pihaknya terus memasok gas alam ke Eropa melalui Ukraina sejalan dengan permintaan dari konsumen Eropa.
Baca Juga: Putin Mulai Balas Dendam dengan Gas, 48 Negara Tak Bersahabat Ini Targetnya
Menurut kantor berita RIA, anggota parlemen Rusia Ivan Abramov mengatakan penolakan oleh G7 untuk membayar gas Rusia dalam rubel akan menyebabkan penghentian pasokan. Abramov duduk di komite kebijakan ekonomi Dewan Federasi, majelis tinggi parlemen Rusia.
Ketika ditanya tentang apa yang terjadi jika Rusia menghentikan pengiriman gas, Habeck mengatakan bahwa G7 siap untuk semua skenario dan tidak hanya sejak kemarin. Namun, UE dipastikan harus berjuang untuk mengganti semua ekspor gas Rusia dalam waktu singkat.
Pengiriman gas Rusia ke Eropa pada tiga rute pipa utama stabil pada hari Senin, dengan pipa Yamal-Eropa terus mengalir ke arah timur dari Jerman ke Polandia, data operator menunjukkan. Gazprom menyatakan bahwa pihaknya terus memasok gas alam ke Eropa melalui Ukraina sejalan dengan permintaan dari konsumen Eropa.
(fai)
Lihat Juga :