Pak Lurah Curhat Ruwet Ngurus SPJ, Jokowi Turun Tangan

Selasa, 29 Maret 2022 - 20:08 WIB
loading...
Pak Lurah Curhat Ruwet...
Presiden Jokowi meminta agar urusan SPJ kepala desa dipermudah. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar menyelesaikan masalah keruwetan mengenai surat pertanggungjawaban (SPJ) kepala desa. Jokowi pun meminta kepada Mendagri agar berkonsultasi dengan kementrian keuangan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan pada acara silahturahmi nasional Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) pada hari ini Selasa (29/3/2022).

"Tadi keluhan dikarenakan apa laporan SPJ-nya yang terlalu ruwet dan bertele-tele betul?," kata Jokowi. "Pak Mendagri ini coba diurus dengan kementerian keuangan agar yang namanya SPJ itu tidak ruwet-ruwet lah," tambahnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dianugerahi Gelar Bapak Pembangunan Desa

Keluhan itu, kata Jokowi, diterimanya karena serapan anggaran desa tahun ini hanya 13,5% dari dana yang diberikan sebesar Rp68 triliun. Jokowi meminta keruwetan mengenai SPJ itupun harus diselesaikan. Karena, kepala desa waktunya akan terbuang percuma dengan hanya mengurusi SPJ.

"Nanti para kepala desa tidak ngecek jalan tidak ngecek irigasi, tidak ngecek Posyandu malah urusan buat SPJ saja. Saya tuh liat SPJ tuh pusing juga. saya aja yang lihat aja pusing apalagi yang melaksanakan," kata Jokowi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
iTransport Tawarkan...
iTransport Tawarkan Efisiensi Perjalanan Dinas Berbasis Aplikasi
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Rekomendasi
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved