Erick Thohir Cemas Stok Sapi di Indonesia Makin Mengkhawatirkan

Rabu, 30 Maret 2022 - 19:20 WIB
loading...
Erick Thohir Cemas Stok...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan, stok sapi di dalam negeri semakin mengkhawatirkan. Foto/Dok
A A A
MAKASSAR - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan, stok sapi di dalam negeri semakin mengkhawatirkan. Kondisi ini disebabkan oleh terhambatnya perkembangbiakan sapi.

Erick Thohir menilai budidaya sapi di peternak kurang maksimal. Perkaranya hewan ternak subfamili bovinae ini kerap dipotong para peternak tanpa mempertimbangkan perkembangbiakannya. Pemotongan sapi secara masif terjadi saat harga daging di pasaran melambung tinggi.

"Program pemerintah yang selalu memberikan sapi kepada masyarakat itu terus terjadi, tetapi tidak punya ikatan bahwa sapi ini kapan harus dipotong, jadi kadang-kadang baik sapi betina pun dipotong, akhirnya kehilangan perkembangbiakan," ungkap Erick saat memberikan kuliah umum di Universitas Hasanudin Makassar, Rabu (30/3/2022).

Baca Juga: Pemerintah Diminta Perhatikan Jerit Peternak Rakyat

Menurutnya, perlu satu pengorganisasian para peternak agar pemotongan sapi tidak dilakukan sesuka hati. Pengorganisasian ini memberikan satu kebijakan baku yang bisa mengontrol kapan sapi harus disembelih.

"Memang cara mendisiplinkan salah satunya bagaimana para peternak ini harus mengkoperasikan supaya para peternak ini punya satu, tidak individual. Tidak bisa mengambil kebijakan secara individu kalau tidak semuanya dipotong, kalau tidak harga naik dipotong semua, akhirnya kita impor lagi," tutur dia.

Erick Thohir memang berencana membeli peternakan sapi di Belgia melalui BUMN sektor peternakan. Rencana tersebut dinilai menjadi solusi jangka pendek untuk memenuhi pasokan daging sapi di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Realisasi Impor Sapi...
Realisasi Impor Sapi Perah Baru 11.500 Ekor hingga September 2025
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Impor 1 Juta Ekor Sapi Perah Masih Jauh dari Target
BRI Dukung Program Sapi...
BRI Dukung Program Sapi Merah Putih, Dorong Swasembada Pangan Nasional
Erick Thohir Angkat...
Erick Thohir Angkat Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian BUMN 2026 Diusulkan Rp604 Miliar, Buat Apa Saja?
Mayjen TNI Ahmad Rizal...
Mayjen TNI Ahmad Rizal Resmi Jadi Dirut Bulog Gantikan Letjen TNI Novi Helmy, Ini Kata Erick
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Rekomendasi
Dicap Penyusup oleh...
Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Beberkan Kejanggalan Materi Gugatan
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved