Danareksa Investment Menjaring Momentum di Tengah Wabah

Rabu, 17 Juni 2020 - 20:15 WIB
loading...
Danareksa Investment...
Danareksa Investment Management mengambil momen untuk mendapatkan gain terbaik bagi investasinya, namun tetap mempertimbangkan prinsip ke hati-hatian atau dilakukan secara averaging down (berkala). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dunia dan Indonesia saat ini masih disibukkan dengan upaya dalam menghindar dari wabah coronavirus disease (COVID-19). Sementara itu dari pasar finansial, market menunjukkan adanya pertumbuhan positif meskipun selama setahun terakhir IHSG masih minus.

Relaksasi aktivitas lockdown telah memberikan efek positif bagi perekonomian, hal ini telah terkonfirmasi dari membaiknya perekonomian global khususnya Amerika serikat dengan adanya penambahan jumlah ketenagakerjaan. Selain itu, stimulus yang juga masih dilakukan oleh bank sentral eropa juga menjadi harapan untuk rebound-nya pasar global.

Dari Dalam negeri, masa transisi PSBB yang tengah dilakukan memberikan efek baik bagi pasar modal. Perlahan, roda perekonomian yang sempat terhenti mulai bangkit kembali. Pertumbuhan ini juga di perkuat seiring proyeksi BI bahwa inflasi tergolong rendah. Dan BI juga menyatakan investor makin percaya terhadap pasar domestik ditandai aliran dana asing ke surat utang pemerintah.

Selain itu, Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan juga kembali mengeluarkan paket kebijakan stimulus Covid-19, yaitu berupa relaksasi pelaporan atas kredit atau pembiayaan yang direstrukturisasi, pemberian relaksasi penyesuaian implementasi beberapa ketentuan perbankan, dan penundaan implementasi Basel III.

"Melihat kondisi yang terjadi beberapa waktu terakhir ini, kami melihat pasar merespon baik usaha-usaha yang telah dilakukan semua pihak untuk membangkitkan kembali perekonomian. Bagi investor tipe agresif, kami pikir bisa mengambil momen ini untuk mendapatkan gain terbaik bagi investasinya, namun tetap mempertimbangkan prinsip ke hati-hatian atau dilakukan secara averaging down (berkala),” ujar Direktur Utama Danareksa Investment Management (DIM), Marsangap P. Tamba.

Dengan tumbuhnya IHSG, investor bisa mulai melirik ke pasar Reksa Dana saham, dan Danareksa Mawar Fokus 10 adalah salah satu produk yang bisa menjadi pilihan. Danareksa Mawar Fokus 10 merupakan value style product dimana minimum 70% akan berinvestasi pada saham-saham mid-small caps pilihan untuk menghasilkan alpha. Pemilihan saham dilakukan melalui riset yang cukup ketat terhadap fundamental emiten yang dikombinasikan dengan analisa kuantitatif.

Saat ini, Danareksa Mawar Fokus 10 merupakan Reksa Dana yang cukup menarik karena secara valuasi emiten-emiten yang berkapitalisasi menengah dan kecil memiliki valuasi yang murah dibandingkan emiten-emiten berkapitalisasi besar sehingga dapat memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan IHSG.

Secara kinerja, Danareksa Mawar Fokus 10 mencatatkan pertumbuhan sangat baik semenjak terjadinya rebound pasar saham, selama sebulan terakhir per tanggal 5 juni 2020, berdasarkan data infovesta, Danareksa Mawar Fokus 10 mencetak kinerja 15.76%, unggul dibanding IHSG dan Indeks Reksa Dana Saham Infovesta yang hanya mencetak masing-masing 6.86%.

“Danareksa Mawar Fokus 10 merupakan upaya diversifikasi produk yang dilakukan DIM untuk terus mengembangkan berbagai bisnis Reksa Dana yang telah ada, terutama Reksa Dana Saham. Reksa Dana Saham yang diluncurkan tahun 2010 ini diharapkan dapat memberikan hasil investasi dan pendapatan yang optimal bagi investor dimasa pandemi seperti sekarang. Namun begitu, kami tetap menghimbau kepada seluruh investor untuk memahami risiko berinvestasi, tidak hanya melihat kepada imbal hasil yang tinggi saja,” tutup Marsangap.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KB Bank dan BNI AM Perluas...
KB Bank dan BNI AM Perluas Akses Investasi Reksa Dana bagi Nasabah
Tips MotionTrade: Skema...
Tips MotionTrade: Skema Pelaporan Reksa Dana dalam SPT Tahunan
4 Pilihan Investasi...
4 Pilihan Investasi untuk Pemula, Mulai dengan Buka Tabungan Emas di BRImo
Kenali Perbedaan Saham,...
Kenali Perbedaan Saham, Reksadana dan Obligasi Sebelum Investasi
Promo Bulan Inklusi...
Promo Bulan Inklusi Keuangan, MNC Sekuritas & Sucor AM Ajak Investor Giat Investasi Reksa Dana
Perkuat Investor dan...
Perkuat Investor dan Agen Distribusi Hadapi Tahun Politik lewat ISF 2023
Catatkan Prestasi Positif,...
Catatkan Prestasi Positif, PT IIM Raih Enam Penghargaan Bergengsi
Maybank Asset Management...
Maybank Asset Management Rilis Tiga Reksa Dana
Guru Honorer hingga...
Guru Honorer hingga Relawan Kemanusiaan Diberangkatkan Umrah ke Tanah Suci
Rekomendasi
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Berita Terkini
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved