Kenali Perbedaan Saham, Reksadana dan Obligasi Sebelum Investasi
Jum'at, 16 Februari 2024 - 10:49 WIB
loading...
Perbedaan saham, reksadana dan obligasi yang perlu dipahami oleh calon investor. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perbedaan saham , reksadana dan obligasi ini perlu dipahami oleh siapapun yang berminat untuk investasi atau memahami beberapa jenis investasi di pasar modal. Investasi sendiri merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga atau mengembangkan aset.
Kini telah banyak instrumen atau jenis investasi yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi keuangan. Tiga di antaranya yang cukup populer adalah saham, reksadana dan obligasi. Ketiganya merupakan instrumen investasi yang punya perbedaan cukup mencolok.
Perbedaan Saham, Reksadana dan Obligasi
1. Saham
Saham mewakili kepemilikan sebagian dari suatu perusahaan. Ketika seseorang membeli saham, mereka menjadi pemilik sebagian kecil dari perusahaan tersebut. Harga saham dapat naik atau turun tergantung pada kinerja perusahaan, kondisi pasar, dan faktor-faktor lainnya. Investor saham dapat memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham (capital gain) dan/atau dividen yang dibayarkan oleh perusahaan.
2. Reksadana
Reksadana merupakan wadah investasi yang mengumpulkan dana dari berbagai investor untuk diinvestasikan dalam portofolio sekuritas, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang lainnya. Investasi dalam reksadana memberikan investor akses ke berbagai instrumen keuangan yang mungkin sulit diakses secara individual. Nilai unit penyertaan (NUP) dari reksadana naik atau turun berdasarkan kinerja portofolio investasi yang dimiliki oleh reksadana tersebut.
Kini telah banyak instrumen atau jenis investasi yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi keuangan. Tiga di antaranya yang cukup populer adalah saham, reksadana dan obligasi. Ketiganya merupakan instrumen investasi yang punya perbedaan cukup mencolok.
Perbedaan Saham, Reksadana dan Obligasi
1. Saham
Saham mewakili kepemilikan sebagian dari suatu perusahaan. Ketika seseorang membeli saham, mereka menjadi pemilik sebagian kecil dari perusahaan tersebut. Harga saham dapat naik atau turun tergantung pada kinerja perusahaan, kondisi pasar, dan faktor-faktor lainnya. Investor saham dapat memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham (capital gain) dan/atau dividen yang dibayarkan oleh perusahaan.
2. Reksadana
Reksadana merupakan wadah investasi yang mengumpulkan dana dari berbagai investor untuk diinvestasikan dalam portofolio sekuritas, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang lainnya. Investasi dalam reksadana memberikan investor akses ke berbagai instrumen keuangan yang mungkin sulit diakses secara individual. Nilai unit penyertaan (NUP) dari reksadana naik atau turun berdasarkan kinerja portofolio investasi yang dimiliki oleh reksadana tersebut.
Lihat Juga :