Pembelian Minyak Rusia Bisa Rusak Kredibilitas Indonesia 

Minggu, 03 April 2022 - 03:36 WIB
loading...
A A A
“Artinya, secara tak langsung negara pembeli migas Rusia itu yang membantu membelikan mereka peluru, bom dan segala bahan dan mesin perang untuk terus menginvasi,” katanya.

Bila dilanjutkan, maka akan sangat kentara hubungannya antara dana penjualan migas tersebut dengan sekian banyak kematian dan tangis yang merebak di kota-kota Ukraina.

“Lalu bagaimana muka Indonesia akan ditaruh dalam pergaulan di antara bangsa-bangsa beradab, terutama dalam hubungannya dengan Gerakan Non-Blok yang ikut kita bangun?” tanya Yuddy.

Menurut Prof Yuddy, masalah pembelian migas dari Rusia itu sebenarnya bisa terlihat konyol di antara bangsa-bangsa beradab. Pertama, kata Yuddy, Indonesia akan terlihat sebagai pihak yang senang mencari kesempatan dalam kesempitan, tanpa peduli dengan nasib yang dialami bangsa lain yang tengah menderita.

(Baca juga:Biden Umumkan Larangan Impor Minyak Rusia)

“Mumpung harganya murah, lalu beli begitu saja,” kata mantan Duta Besar Luar Biasa untuk Ukraina, Armenia dan Georgia tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi Rusia Sedang...
Ekonomi Rusia Sedang Melemah, Tapi Tidak Hancur
Perusahaan Barat yang...
Perusahaan Barat yang Dulu Kabur, Merapat Kembali ke Rusia usai Boncos Rp4.941 Triliun
Kapolda Jambi-SKK Migas...
Kapolda Jambi-SKK Migas Sumbagsel Perkuat Sinergi Dukung Sektor Migas
Dulu Kabur, Kini Perusahaan...
Dulu Kabur, Kini Perusahaan Asing Antri untuk Kembali ke Rusia
Bank Sentral Rusia Tanggapi...
Bank Sentral Rusia Tanggapi Soal Kabar Pencabutan Sanksi
Eropa Dibayangi Krisis...
Eropa Dibayangi Krisis Gas, Harga Melonjak Tinggi
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rekomendasi
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Berita Terkini
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved